Bintan Terus Dorong Bandara Busung Beroperasi

2894
Pesona Indonesia

gambarbusung

batampos.co.id – Bupati Bintan Apri Sujadi memastikan pembangunan bandara internasional di Desa Busung, Seri Kuala Lobam, masih terus dilanjutkan. Ini demi mengejar target agar bandara ini bisa mulai dioperasikan di tahun 2018 mendatang. “Sampai hari ini masih terus dilanjutkan kok,” kata Apri, kemarin.

Menurut Apri, tidak ada alasan Pemerintah Kabupaten Bintan tidak mendukung pembangunan bandara internasional ini. Lantaran diyakininya bila bandara ini sudah beroperasi bakal memberikan dampak besar terhadap kemajuan pariwisata Kabupaten Bintan. Umumnya dalam menyasar jumlah kunjungan wisatawan mancanegara setiap tahunnya.

Bahkan Apri menyatakan, nantinya bukan saja penerbangan reguler umum berskala internasional yang mampir di bandara ini. Melainkan juga beberapa pesawat carter wisatawan juga bisa mendarat di sana. Hal ini pula kata Apri yang bakal mendongkrak minat pelancong dari pelbagai penjuru dunia untuk berwisata ke Bintan.

“Akses ke daerah wisata yang dipermudah dan diperbanyak akan sejalan lurus dengan angka kunjungan,” ungkap bupati yang baru sebulan menjabat ini.

Hingga kini, Apri memaparkan bahwasanya persentase pembangunan bandara sudah mencapai 20 persen. Tinggal mengejar beberapa pekerjaan lanjutan. Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bintan sudah menjumpai berbagai pihak yang menangani perizinan pembangunan bandara internasional ini. Di antaranya yang sudah melakukan presentasi itu adalah pejabat dari Kawasan Keselamatan Penerbangan (KKOP) dan Batas Kawasan Kebisingan (BKK) serta Direktur Bandar Udara dari Kementerian Perhubungan RI, di Kantor Bupati Bintan, beberapa waktu lalu.

“Semua pihak sudah menyatakan komitmennya untuk terus menggesa pembangunan bandara internasional di Desa Busung ini,” kata Doli Boniara, yang saat itu menjabat sebagai caretaker Bupati Bintan.

Pada pertemuan ini juga diserahkan secara simbolis laporan dan masterplan Eco Bintan yang berisikan tentang titik-titik koordinat berikut penjelasan tentang titik-titik areal kawasan yang menjadi subjek dari Pihak Pengembang Investor. Karena nantinya, bandara internasional Busung ini, selain diperuntukkan sebagai terminal bandara juga akan dikembangkan sebagai tempat perbaikan dan perawatan pesawat. Tentunya hal ini akan mendatangkan devisa yang besar bagi negara serta akan membuat Kabupaten Bintan semakin maju.

Lantaran bandara yang nantinya akan dinamai Bintan Resort Airport (BRA) ini dibangun berskala internasional, para pelaku usaha di bidang pariwisata menaruh asa besar bandara ini mendatangkan kian banyak wisatawan mancanegara.

Manajer Umum PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) Abdul Wahab pernah mengungkapkan, bila Bandara Busung sudah mulai melayani penerbangan, akan menjadikan Bintan berani menyejajarkan dengan Bali di bidang kunjungan wisman. “Karena pertumbuhan pariwisata di Bintan ini sangat dinamis. Apalagi kalau bandara ini nantinya bisa melayani penerbangan dari dan ke Jepang dan Dubai. Negara itu punya pasar wisman yang bagus,” kata Wahab, beberapa waktu lalu.

Hal ini didasarkan pada jumlah kunjungan wisman dari kedua negara tersebut ke Bintan selama beberapa kurun waktu terakhir yang terus mengalami peningkatan. Bahkan, Wahab menyebutkan, tahun 2015 ini menjadi tahun gemilang bagi sektor pariwisata Bintan. “Sekarang semua orang di luar negeri sudah tahu Bintan. Tinggal bagaimana kita menyiapkan fasilitas yang ada,” ujarnya.

Maka dari itu, bila Bandara Busung sudah beroperasi, PT BRC yang mengelola kawasan pariwisata Lagoi, kata Wahab, tak segan-segan menyediakan fasilitas bis antar-jemput (shuttle bus) yang bisa digunakan seluruh wisman untuk berkeliling di semua destinasi wisata yang ada di Bintan. “Itu bagian dari komitmen kami untuk memajukan pariwisata Bintan,” ucapnya.

Sementara itu, Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BPMPD) Bintan mendorong, agar pihak PT Garuda Indonesia membangun hanggar di kawasan Bandara Busung. Pemkab Bintan akan memberikan kemudahan untuk pembangunan fisik hanggar maskapai Garuda Indonesia di bandara khusus, di kawasan industri Lobam itu.

Kepala BPMPD Bintan, Mardhiah mengatakan, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla ketika mengunjungi Bintan, akhir Mei lalu, sudah melihat sekilas lokasi pembangunan Bandara Busung. Saat itu, kata Mardiah, Jusuf Kalla mengharapkan agar pembangunan bandara digesa.

”Saya sudah menyampaikan kepada Ketua Apindo Bintan, untuk progres pembangunan Bandara Busung, di sela paripurna DPRD Bintan, beberapa waktu lalu,” kata Mardiah, kemarin.

Selain itu, Mardiah menambahkan, Pemkab Bintan juga sudah mendorong untuk pembangunan fisik hanggar dari maskapai penerbangan Garuda Indonesia. Izinnya, sebagian sudah diproses di pusat.

”Kami dari Pemkab Bintan akan mendorong agar investasi Garuda Indonesia dan Bandara Busung itu,” tegasnya. (muf)

Respon Anda?

komentar