Dor, Kepala Pria Palestina Tertembus Peluru Tentara Israel

667
Pesona Indonesia

israel-palestin

batampos.co.id – Seorang tentara Israel dengan pongahnya menembak seorang warga Palestina persis di kepalanya. Padahal pria itu dalam posisi tergeletak di tanah, terluka dan tak bergerak.

Pria tersebut kemudian dinyatakan meninggal dunia. Ia adalah salah satu dari dua penyerang yang sebelumnya menikam seorang tentara Israel di kota Hebron, Tepi Barat.

Aksi biadab itu cepat tersebar karena terekam oleh kamera, lantas disiarkan lewat banyak media. Bahkan televisi Israel pun ikut menayangkannya. Kemarin, Israel menahan tentara tersebut.

Insiden penembakan itu terjadi hanya dua menit setelah dua penyerang warga Palestina tersebut menikam serdadu Israel di pos pemeriksaan Hebron.

Pria Palestina yang ada dalam video itu ditembak dan mengalami luka-luka ketika melancarkan serangan. Rekaman video yang diambil oleh seseorang di lokasi kejadian menunjukkan salah seorang tentara Israel tampak mengarahkan senjata dan mengeluarkan tembakan di kepala pria Palestina.

Militer Israel mengatakan penembakan itu merupakan pelanggaran berat nilai-nilai Pasukan Pertahanan Israel (IDF)”.

Identitas tentara yang melakukan penembakan belum diungkap sejauh ini.

“Dengan mempertimbangkan pemeriksaan awal atas insiden ini, penyelidikan polisi militer sudah dimulai,” kata militer Israel dalam keterangan yang dikeluarkan pada Kamis (24/03).

Sementara itu AFP memberitakan, Perserikatan  Bangsa-Bangsa  (PBB) hari ini mengutuk pembunuhan kejam yang terekam dan kini tersebar luasdi internet itu.

“Saya mengutuk keras pembunuhan penduduk Palestina di Hebron itu, di Tepi Barat yang diduduki tentara Israel.

“Ini sangat kejam dan tidak bermoral serta memperburuk situasi keamanan dan kekacauan di sana,” kata Utusan Khusus  PBB untuk proses damai Asia Barat, Nickolay Mladenov, dalam pernyataannya hari ini.

Aksi kekerasan di Palestina sudah membunuh lebih 200 penduduk Palestina yang ditembak tentara atau penduduk Israel. Sedikitnya 28 penduduk Israel juga tewas dalam berbagai insiden kekerasan sejak tahun lalu. (BBC/zar)

Respon Anda?

komentar