Investasi Properti Lebih Aman dan Menguntungkan

1297
Pesona Indonesia
Area PKP Expo di BCS Mal, Lubukbaja, Batam. Foto: batampos
Area PKP Expo di BCS Mal, Lubukbaja, Batam. Foto: batampos

batampos.co.id – Kondisi ekonomi yang belum stabil membuat pemilik modal memilih memarkir modalnya di bank-bank, sambil menunggu saat tepat untuk berinvestasi.

Namun, tak sedikit juga pemilik modal memilih menginvestasikan modalnya dengan membeli properti. Investasi di bidang properti disaat ekonomi masih belum stabil jauh lebih aman dan menguntungkan. Pasalnya, harga properti terus naik.

Dengan alasan itulah, PT Putera Karyasindo Prakarsa (PKP) menggelar expo untuk menawarkan ragam pilihan investasi properti kepada masyarakat di Batam.

Pameran bertajuk PKP Expo 2016 ini dibuka, Jumat (24/3) hari ini di atrium BCS Mall, Lubukbaja, Batam. Pameran ini akan digelar selama kurang lebih satu bulan ke depan.

Setidaknya ada 14 proyek yang dipamerkan. Antara lain; Grand Summit (kelas premium), The Home, Ruko Mega Legenda 2, Ruko Mega Legenda Extention, rumah dan Ruko Puri Selebriti 1, Puri Selebriti 2, dan Puri Selebriti 3, Rumah dan Townhouse Dreamland 1 dan Dreamland 2, Ruko dan Pasar Dreamland City, Rumah Putra Jaya, Rumah Beverly Green 2.  Pada saat bersamaan, PKP meluncurkan dua proyek baru, yakni Dreamland Park (rumah dan ruko) dan Dreamland Square (plaza dan ruko).

Seperti pameran-pameran sebelumnya, Kepala Divisi Marketing PT PKP, Gentur Herat, mengatakan pihaknya menawarkan banyak keuntungan bagi konsumen yang memutuskan pembelian di saat pameran berlangsung. Misalnya, pembelian secara tunai bertahap dengan 28 kali cicilan memperoleh harga setara dengan pembelian tunai, cicilan uang muka (DP) hanya 1 persen per bulan, serta mendapat tambahan diskon 5 persen untuk pembelian kedua dan seterusnya untuk proyek yang sama. Selain itu, ditawarkan beragam cara bayar oleh tiap-tiap proyek yang sedang pameran.

Di samping keuntungan tersebut, konsumen berpeluang memperoleh hadiah-hadiah super menarik yang akan diundi, yakni Toyota Alphard dan Honda HR-V, motor Yamaha Mio M3 dan Honda Beat, serta Sepeda Gunung Polygon.

“Manfaatkan kesempatan pembelian saat pameran berlangsung, karena beragam keuntungan yang kami tawarkan. Bagi yang membeli produk saat PKP Expo di awal tahun ini, berkesempatan ikut undian berkali-kali sehingga peluang menangnya juga lebih banyak,” kata Gentur.

Isu mengenai surutnya perekonomian nasional, bahkan lesunya perekonomian global, tidak mengurangi optimisme PT PKP yang telah berpengalaman 28 tahun menjadi pengembang terkemuka di Kepri, khususnya di Kota Batam. Menurut Gentur, kekhawatiran soal situasi ekonomi merupakan pemikiran pesimistis. Bahkan, kata dia, kekhawatiran tersebut justru bertolak belakang dengan fakta di lapangan.

“Pergi ke jalan raya dan lihat. Jalan semakin macet oleh kendaraan bermotor, baik roda dua maupun empat. Total ruas jalan raya di Kota Batam sepanjang hampir 150 ribu kilometer nyaris tak mampu menampung jumlah kendaraan yang menyemut, terutama di jam-jam sibuk. Itu gambaran nyata dari daya beli masyarakat di kota ini. Jadi kami tetap optimistis produk-produk yang kami tawarkan akan terserap oleh pasar,” papar Gentur.

Dia menambahkan bahwa kebutuhan hunian tetap tinggi bagi masyarakat di Kota Batam, di samping produk properti seperti ruko untuk keperluan bisnis dan kantor.

Kendati begitu, kata Gentur, pihaknya tetap mengamati kondisi pasar property di dalam negeri. Mengutip pendapat pengamat properti, Ali Tranghanda, Gentur menjelaskan bahwa pertengahan 2016 ini bisnis properti akan mengalami percepatan pertumbuhan.

“Setelah berancang-ancang atau take off position pada 2015, pertengahan 2016 ini akan mengalami percepatan pertumbuhan. Apalagi ini didukung berbagai paket kebijakan Pemerintah Pusat, termasuk kian memudahkan dan ada upaya untuk mempercepat proses izin investasi, semuanya semakin mendorong pertumbuhan ekonomi dan hal ini berimbas juga kepada sektor property,” papar Gentur.

Menurut Gentur, paket kebijakan ekonomi I-VIII yang telah dikeluarkan, baik oleh Pemerintah, BI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Pilkada di Kepri dan Batam yang berlangsung aman, ikut  meningkatkan optmisime di 2016, termasuk berpengaruh pada pertumbuhan sektor properti. (suc/bp)

Respon Anda?

komentar