Pemko Dukung Penutupan Gelper dengan Catatan…

1343
Pesona Indonesia
Para pemain dan wasit yang diamankan di Gelanggang Permainan (Gelper) yang terletak di Komplek Windsor, Nagoya. Foto: Eggi/ batampos.co.id
Para pemain dan wasit yang diamankan di Gelanggang Permainan (Gelper) yang terletak di Komplek Windsor, Nagoya. Foto: Eggi/ batampos.co.id

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyatakan tak keberatan dengan langkah kepolisian menutup gelanggang permainan (gelper) baik yang berizin maupun tidak, dengan catatan penutupan itu memang dalam rangka penegakan hukum dan menjamin ketertiban di masyarakat.

“Selagi gelper itu dinilai menyalahi aturan, kita dukung langkah yang diambil Polda Kepri dan Polresta Barelang (menutup gelper, red),” ujar Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemko Batam, Ardiwinata, Jumat (25/3/2016).

Menurut Ardi, meski Pemko Batam yang mengeluarkan izin usaha gelper, namun jika kemudian saat sudah berjalan gelper itu menyalahi aturan maka sudah semestinya gelper itu ditutup.

“Di lapangan banyak diselewengkan (jadi ajang perjudian), maka kita harus taat hukum,” katanya.

Menurut Ardi, sebenarnya sudah ada tim pengawas yang memantau keberadaan gelper tersebut. Tim itu terdiri dari Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP), Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), dan aparat Kepolisian.

“Karena apapun harus diawasi, terlebih dalam klausul pemberian izin juga disebut mana yang boleh dan mana yang tidak,” paparnya.

Disinggung penyegelan semua gelper di Batam dan dampaknya terhadap iklim pariwisata Batam karena sebagian wisatawan mancanegara (wisman) disinyalir kerap bermain di gelper tersebut, Ardi katakan tak ada masalah. Menurut dia, pariwisata Batam tidak tergantung pada gelper maupun perjudian, melainkan punya daya tarik lain yang ditawarkan.

“Wisata Batam tidak dikemas dalam bentuk perjudian dan prostitusi, tapi lebih ke wisata budaya, religi, olahraga, kuliner, dan sebagaianya,” kata Ardi. (rna)

Baca Juga:
> Siap-siap, Kapolda Bidik Gelper di Tanjungpinang
> Gelper Dunia Fantasi 2 di Nagoya Hill Masih Beroperasi
> Kapolda Kepri Instruksikan Tutup Semua Gelper di Batam
> 78 Orang Terjaring dalam Penggerebekan Gelper di Komplek Windsor
> Kapolres, BPM-PTSP dan Dinas Pariwisata Kota Batam Rapat Koordinasi Soal Gelper
> Warga Resah, Gelper Masuk ke Pemukiman

Respon Anda?

komentar