Persiapkan yang Terbaik buat UN, Kurangi Main Handphone

972
Pesona Indonesia
Kakanwil Kemenag Kepri, Marwin Jamal saat memberikan pengarahan kepada siswa dalam menghadapi Ujian Nasional, belum lama ini. foto:istimewa
Kakanwil Kemenag Kepri, Marwin Jamal saat memberikan pengarahan kepada siswa dalam menghadapi Ujian Nasional, belum lama ini. foto:istimewa

batampos.co.id – Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Provinsi Kepulaun Riau, Marwin Jamal mengimbau kepada seluruh madrasah agar mempersiapkan diri menyambut pelaksanaan ujian nasional (UN) yang dijadwalkan dimulai pada 4 April mendatang. Dalam waktu kurang dari dua pekan ini, Marwin meminta mereka supaya lebih fokus dalam meningkatkan pemahaman terhadap mata pelajaran yang diujikan.

“Kurangi main hape. Kurangi aktivitas yang tidak penting di luar. Habiskan waktu buat mengulang-ulang pelajaran,” kata Marwin, kemarin.

Kendati baru beberapa hari yang lalu merampungkan tahapan ujian akhir madrasah berstandar nasional (UAMBN), Marwin mengamati agar siswa seluruh madrasah tetap menaruh fokus guna persiapan UN. Perlu pula peran kerja sama guru-guru madrasah dengan orang tua di rumah. Bagaimana pun, kata Marwin, orang tua punya peran untuk sama-sama menyukseskan anak-anaknya berhasil melampaui UN dengan hasil yang baik.

“Orang tua kan yang mengatur sepenuhnya ketika anak-anak di rumah. Guru harus bisa berkomunikasi dengan orang tua,” kata Marwin.

Marwin menambahkan, tingkat kelulusan madrasah di Provinsi Kepri menjadi perhatian khusus Kanwil Kemenag Kepri. Sebab itu, dari waktu ke waktu fokus mereka masih seputar meningkatkan kualitas madrasah. Hingga saat ini tren peminat madrasah diakuinya cenderung meningkat. Hal ini, lanjut Marwin, tak terlepas dari tingkat kelulusan madrasah pada beberapa tahun belakangan selalu berhasil meluluskan 100 persen siswanya.

“Dan lulusan madrasah pun berdaya saing dan diakui berprestasi ketika melanjutkan perguruan tinggi di kota-kota besar,” ucap Marwin.

Bukti prestasi tersebut, lanjutnya, diketahui dari beberapa lulusan madrasah Kepri yang melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi di salah satu universitas di Jakarta, mampu meraih sebagai lulusan terbaik di bidang kedokteran.

“Dari hasil kunjungan kami kemarin itu, ternyata banyak mahasiswa asal madrasah Kepri yang prestasi akademiknya membanggakan,” tutur Marwin kemudian.

Sementara itu, Marwin menambahkan kelulusan dan prestasi siswa-siswi madrasah baik di tingkat kota atau provinsi tak hanya menjadi satu-satunya alasan.

“Keunggulan madrasah juga karena adanya tambahan lima mata pelajaran yang berfokus pada etika dan pendalam agama islam,” sebut Marwin.

Pelajaran tambahan ini, terang Marwin, menjadi alasan prioritas banyaknya orang tua uang memercayakan anaknya untuk mendapat pendidikan di madrasah.

“Menghadapi era moderenisasi ini, anak-anak memang mesti dibekali dua ilmu sekaligus. Agama dan umum. Dan madrasah menyediakan itu,” pungkas Marwin. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar