Rebutan Lahan Antara STISIPOL Tanjungpinang dan Pengusaha, Polisi Periksa Bos PT Antam

888
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Terkait asal muasal hibah lahan kampus Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (Stisipol) Raja Haji Tanjungpinang, Penyidik Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Tanjungpinang memeriksa sejumlah direksi PT Aneka Tambang (Antam), Rabu (23/3).

Seperti diketahui, sebagian lahan yang berstatus quo di kampus itu diklaim sebagai milik pengusaha asal Tanjungpinang, juga diklaim pihak kampus. Karena persoalan lahan berujung aksi anarkis di lingkungan kampus yang berakhir aksi saling lapor ke kantor polisi.

Dua pihak sama-sama ditetapkan sebagai tersangka untuk kasus penganiayaan. Namun, kasus ini berakhir damai, sedangkan persoalan lahan terus diselidiki polisi.

Sementara itu, informasi yang dihimpun koran Tanjungpinang Pos, sejumlah pejabat PT Antam diperiksa mulai pagi sampai dengan sore hari. Seorang di antaranya, adalah mantan kuasa direktur dulu yang kini menjabat Vice President PT Antam, Anom Hidayat.

Dikonfirmasi, Jumat (25/3), Kasatreskrim Polres Tanjungpinang, AKP Andri Kurniawan yang ditemui, membenarkan adanya pemeriksan. Meski begitu ia belum menjelaskan secara terperinci hasil pemeriksaan yang dilakukan. Pasalnya, berkas masih di tangan penyidik Satreskrim Polres Tanjungpinang.

”Iya memang ada kemarin,” kata Andri membenarkan. Ia juga mengatakan pemeriksaan Anom adalah terkait persoalan sengketa lahan pihak Hengky dan Stisipol. Terkait hasil pemeriksaan, Andri belum bersedia membeberkannya. Terkait siapa yang memiliki lahan di wilayah sengketa Stisipol dan Hengky itu, penyidik masih sedang mendalami.

Intinya, penyidik masih mencari tahu apakah benar PT Antam sempat menyerahkan lahannya ke Pemkab Bintan dan akhirnya pemerintah menghibahkan ke pihak yayasan yang kini menjadi kampus Stisipol.

”Kami cari tahu dulu, masih penyelidikan. Yang sampai sekarang didapat, pihak Antam menyerahkan ke Pemkab Bintan. Lalu PT Antam ini sebelumnya dapat dari mana. Itu juga harus ditelusuri,” kata Andri. (rpg)

Respon Anda?

komentar