Sisa Anggaran Pilkada Kepri Rp 18 Miliar, KPU Pusat Minta Gedung ke Gubernur

604
Pesona Indonesia
Gubernur Kepri Muhammad Sani bersalaman dengan Ketua KPU Kepri Said Sirajuddin, didampingi Ketua KPU Pusat Husni Manik (tengah) di Gedung Daerah Tanjungpinang, Selasa (23/3). foto:humas pemprov
Gubernur Kepri Muhammad Sani bersalaman dengan Ketua KPU Kepri Said Sirajuddin, didampingi Ketua KPU Pusat Husni Manik (tengah) di Gedung Daerah Tanjungpinang, Selasa (23/3). foto:humas pemprov

batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri memiliki sisa lebih anggaran (Silpa) sebesar Rp 18 miliar dari Anggaran Pilkada serentak 9 Desember tahun lalu. Dari silpa tersebut, KPU Pusat berharap Pemprov Kepri membangun gedung permanen untuk KPU Provinsi Kepri.

Pembicaraan tersebut terungkap dalam pertemuan Gubernur Kepulauan Riau, Muhammad Sani bersama Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat Husni Manik, Selasa (23/3) lalu di Gedung Daerah, Tanjungpinang.

Dalam pertemuan tersebut, Husni melaporkan hasil evaluasi terhadap Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kepri yang digelar pada akhir Desember 2015 lalu. “Kami datang untuk melakukan evaluasi dan monitor terhadap hasil Pilkada. Dalam penilaian kami, Pilkada di Kepri berjalan sangat baik,” ungkap Husni kepada awak media usai bertemu Gubernur, kemarin.

KPU Pusat juga memberikan catatan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri, terkait fasilitas yang dibutuhkan oleh KPU di daerah. Dia menyoroti gedung KPU yang masih berupa ruko. “Banyak Kantor KPU masih berupa ruko. Karena kami ingin supaya Pemerintah Daerah memperhatikan pembangunan Kantor KPU ini,” pinta Husni.

Terkait keinginan tersebut, Gubernur Kepri masih mempertimbangkannya. Lantaran saat ini, Pemprov Kepri masih dirundung defisit anggaran.

Dari informasi yang didapat diinternal KPU Provinsi Kepri, besar kemungkinan tahun anggaran 2016 didahului dengan pembuatan Detail Engineering Design (DED). Kemudian pada 2017, baru ditindaklanjuti dengan pembangunan gedung. (jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar