Sumber Air di Bintan, Jadi Warga Bintan Harus Dapat Air

1299
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Kabupaten Bintan punya beberapa sumber penyedia air. Di antaranya wasuk Sei Gesek, Sei Jago, dan Kolong Enam. Karena itu, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kepri mesti berkonsolidasi dengan Pemerintah Kabupaten Bintan mengenai pengelolaan dan pengembangan layanan penyediaan air bersih di hari-hari hadapan.

Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam menyatakan, Pemkab Bintan siap mendukung segala jenis program peningkatan layanan yang diprakarsa PDAM Tirta Kepri. Hanya satu saja permintaannya.

“Pastikan warga Bintan kebagian air. Karena sumber airnya ada di sini, tentu kami juga harus mendapatkan manfaatnya,” ujar Dalmasri, Jumat (25/3).

Direktur PDAM Tirta Kepri, Abdul Kholik menyanggupi permintaan Dalmasri. Hanya saja semua itu baru bisa terlaksana ketika seluruh sumber penyedia air sudah bekerja maksimum serta instalasi pipa sudah sampai ke rumah-rumah masyarakat.

Kholik juga menyampaikan mengenai potensi sambungan baru air minum dari tiap waduk yang ada di pulau Bintan. Dari data yang dipaparkan, SPAM Sei Pulai masih memiliki potensi 200 sambungan baru, waduk Sei Gesek 2.500 sambungan baru, SPAM Sei Jago Tanjung sebanyak 1.100 sambungan baru, dan SPAM Kolong Enam sebanyak 750 sambungan baru.

“Data ini nantinya akan digunakan PDAM Tirta kepri untuk mengajukan bantuan dana yang disiapkan pemerintah pusat untuk program nasional 10 juta sambungan air bersih di seluruh Indonesia dengan anggaran lebih dari Rp 80 triliun, seperti yang disampaikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla,” kata Kholik.

Untuk di Kabupaten Bintan sendiri, sambung Kholik, data masyarakat yang belum tersambung dengan aliran air minum ini masih ada lebih dari 100 ribu jiwa. Tetapi sementara ini dari potensi waduk yang ada di Kabupaten Bintan, yang dapat langsung dilayani jika ada permintaan sementara ini ada sekitar 900 sambungan baru, selebihnya masih terkendala pada tidak adanya sambungan pipa yang dapat mengaliri air ke masyarakat.

Selain itu, Kholik juga memaparkan beberapa rencana pembangunan yang bertujuan mencukupi kebutuhan air minum di Bintan. Di antaranya rencana pembangunan air baku dengan pengerukan dan pendalaman waduk Sei Jago di Bintan utara, pembangunan tampungan air baku waduk Kawal, pembangunan dam Busung, serta pembangunan dam Teluk Bintan.

“Pembangunan ini jika dapat dilaksanakan tidak hanya akan mencukupi kebutuhan air minum masyarakat, tetapi juga kebutuhan air bersih bagi perusahaan penanam modal di Bintan,” pungkas Kholik. (muf)

Respon Anda?

komentar