100 Ribu Warga Bintan Belum Menikmati Air Bersih

757
Pesona Indonesia
Waduk Sei Jago, Bintan. foto:dok
Waduk Sei Jago, Bintan. foto:dok

batampos.co.id – Pemerintah Pusat telah menyerukan progam nasional 10 juta sambungan air bersih bagi masyarakat di seluruh Indonesia dengan menggelontorkan dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 80 triliun. Namun kenyataannya, berdasarkan pemutakhiran data masyarakat yang dilakukan Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Kepri di Kabupaten Bintan, Jumat (25/3), terdapat 100 ribu warga di 10 kecamatan se Bintan tak merasakan air bersih.

“PDAM Tirta Kepri akan melakukan penyambungan perpipaan untuk mendistribusikan air bersih dari setiap waduk ke rumah warga. Sehingga warga Bintan bisa menikmati air bersih tersebut dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari,” ujar Dirut PDAM Tirta Kepri, Abdul Kholik.

Menurutnya, untuk memenuhi kebutuhan air bagi sambungan baru kepada warga di Bintan, dinilai sangat tidak mungkin. Karena jumlah permintaan tak sebanding dengan debit air baku di waduk-waduk saat ini. Pasalnya sejauh ini potensi air baku yang ada di waduk Sei Pulai masih memiliki potensi untuk memenuhi 200 sambungan baru. Sedangkan untuk waduk Sei Gesek masih mampu untuk memenuhi 2.500 sambungan baru, untuk waduk Sei Jago di Tanjunguban masih berpotensi untuk memenuhi kebutuhan 1.100 sambungan baru dan Waduk Sei Nam Kijang masih memiliki kemampuan untuk memenuhi 750 sambungan baru.

Tetapi apabila bantuan pusat bisa sampai ke PDAM Tirta Kepri, kata dia, dengan dana bantuan tersebut akan dilakukan pengerukan dan pendalaman waduk Sei Jago, pembangunan tampungan air baku di waduk Kawal, pembangunan dam Busung, serta pembangunan dam Teluk Bintan. Jadi saat ini, ia berupaya menjolok anggaran program 10 juta sambungan air bersih tersebut. Namun semua itu harus ada permintaan dari instansi terkait disetiap daerah, sehingga program yang dikalkulasikan untuk seluruh daerah di Indonesia bisa tepat sasaran sesuai kebutuhan.

Dari hasil pembahasannya dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan beberapa hari lalu, lanjutnya, secara akumulasi permintaan sekitar 20 ribu sambungan baru yang dibutuhkan untuk wilayah Bintan. Tetapi dari jumlah permintaan itu, PDAM hanya bisa memenuhi sebanyak 900 sambungan baru.

“Jadi sisanya lagi akan didata untuk diusulkan ke Pemerintah Pusat. Kalau disetujui, maka seluruh warga Bintan bisa merasakan air bersih,” akunya.

Air bersih yang nantinya didistribusikan ke seluruh wilayah Bintan baik satu daratan maupun pulau teluar sambungnya akan disalurkan oleh pihak PDAM secara langsung maupun dari SPAM yang ada di masing-masing wilayah kecamatan.

“Kita berharap sambungan air bisa menyentuh semua masyarakat termasuk yang di pulau-pulau. Air bersih yang disalurkan nantinya bisa bersumber dari PDAM maupun SPAM di setiap kecamatan,” ungkapnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar