Bawa Barang Tak Sesuai Invoice Enam Truk Diamankan Polisi

1128
Pesona Indonesia

Enam-truk-diamankan-2-F,Yusbatampos.co.id – Jajaran Polda Kepri bekerjasama dengan Polres Tanjungpinang mengamankan enam unit truk yang diduga membawa barang tidak sesuai dengan manifest dan surat jalan yang di miliki, di Pelabuhan Roro, Dompak, Tanjungpinang, Jumat (25/3) pagi, saat hendak menyeberang ke Tanjung Balai Karimun.

Pantauan di Polres Tanjungpinang, seluruh truk yang sudah dimodifikasi bak bagian belakangnya tersebut dengan plat nomor BP 8269 EY, BP 9055 DE, BM 8192 QU, BA 8356 JU, BA 8488 QU, BA 9045 AO. Muatannya diturunkan dan diperiksa oleh anggota Polda Kepri dan Polres Tanjungpinang.

Masih pantauan dilapangan, adapun barang-barang yang dibawa oleh keenam truk tersebut yakni mainan anak-anak, alat elektronik, ban, dan sejumlah barang lainnya yang terbungkus kardus. Sedangkan para pengendaranya diperiksa di ruang Satreskrim Polres Tanjungpinang.

”Yang nangkap Subditreskrimsus dibantu jajaran Satreskrim Polres Tanjungpinang. Kami amankan karena tidak memiliki surat dan tidak sesuai manifestnya, pengakuan mereka beragam barang, tetapi ini semua modus baru, makanya kami periksa dan bongkar isinya,” ujar Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Andri Kurniawan saat ditemui di Mapolres Tanjungpinang, Jumat (25/3).

Dikatakan Andri, berdasarkan keterangan sementara yang di peroleh pihaknya. Barang-barang tersebut rencananya akan di bawa ke Pekanbaru melalui Tanjung Balai Karimun.

”Jadi dari Batam, ke Tanjungpinang. Dari sini baru nyebrang lagi ke Tanjung Balai Karimun, untuk dibawa ke Padang melalui Pekanbaru,” kata Andri.

Dilanjutkan Andri, aktifitas mereka tersebut dilakukan dengan memanfaatkan hari libur dan barang yang d bawa dilaporkan tidak sesuai dengan invoice-nya.

”Contoh misalnya di Invoicenya barang yang dilaporkan tersebut peralatan rumah tangga. Namun ternyata isinya itu beda bisa ban dan sebagainya,” sebut Andri mencontohkan.

Dijelaskan andri, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terlebih dulu terkait barang yang ada di dalam truk tersebut.

”Masih kami lakukan pemeriksaan terlebih dulu. Perkembangan lanjutnya akan saya sampaikan,” ucap Andri.

Sementara itu, salah seorang supir yang ditemui usai menjalani pemeriksaan dan tidak mau menyebutkan namanya tersebut mengatakan truk yang dibawanya tersebut diamankan karena tidak memiliki surat jalan sesuai dengan muatan barang yang dibawanya.

”Barang yang saya bawa merupakan barang pabrik yang gagal produksi dan mau dipulangkan,” kata supir tersebut.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar