Kapolres: Kami Tak Pernah Merestui Perjudian, Semua Kami Sikat

1434
Pesona Indonesia
Salah satu gelanggang permainan yang terdapat di BCS Mall, Baloi. Foto: Anggie/ Batam Pos
Salah satu gelanggang permainan yang terdapat di BCS Mall, Baloi. Foto: Anggie/ Batam Pos

batampos.co.id – Telegeram rahasia Kapolri Nomor TR/200/III/2016 tertanggal 24 Maret 2016 yang menyebut Kepri, Riau, Sumut, Jabar, Jatim, dan Bali, seolah perjudiannya dilegalkan, sehingga Kapolri Badrodin Haiti meminta Kapolda, Kapolres dan jajarannya menyapu bersih, mulai menunjukkan hasil di Kepri, khususnya di Batam.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Helmy Santika langsung bergerak cepat menutup perjudian di Batam, khususnya gelanggang permainan (gelper) yang melakukan praktik perjudian. Ia juga menegaskan komitmennya membersihkan dan mengusut tuntas seluruh bentuk praktik perjudian di Batam.

“Penegasan beliau (Kapolri) dalam pemberantasan perjudian. Bukan hanya gelper saja, semua bentuk perjudian,” ujar Helmy di ruangannya, Jumat (25/3/2016) sore.

Dia mengatakan beberapa praktik perjudian memang ditemukan beroperasi di Batam. Seperti, gelper ketangkasan elektronik, sie jie, hingga sabung ayam.

“Tapi untuk menindak seluruh perjudian ini kita perlu penyelidikan terlebih dahulu,” tegas Helmy.

Ia juga menjelaskan untuk memberantas seluruh perjudian itu, pihaknya telah membentuk satuan tugas (satgas). Satgas itu dibentuk bersama aparat TNI.

“Ke depan kita lakukan koordinasi dengan satuan TNI. Agar penindakan lebih fokus dan hasilnya maksimal,” terangnya.

Dalam TR Kapolri tersebut menyebutkan, dari praktik perjudian yang ditemukan di Kepri seolah mendapat restu dari pejabat Polri Kepri. Pernyataan itu dibantah oleh Helmy.

Lulusan Akpol tahun 1993 ini mengaku pihaknya tak pernah memberi restu praktik perjudian di Batam. Termasuk pengoperasian mesin ketangkasan yang sudah ditutup dan disegel tersebut.

“Kita tidak pernah memberikan restu. Karena yang mengeluarkan izin itu pemerintah kota,” tegas Helmy lagi. (opi/bp)

Baca Juga:
> Pemko Batam Dukung Penertiban Gelper Dengan Catatan…
> Siap-siap, Kapolda Bidik Gelper di Tanjungpinang
> Gelper Dunia Fantasi 2 di Nagoya Hill Masih Beroperasi
> Kapolda Kepri Instruksikan Tutup Semua Gelper di Batam
> 78 Orang Terjaring dalam Penggerebekan Gelper di Komplek Windsor
> Kapolres, BPM-PTSP dan Dinas Pariwisata Kota Batam Rapat Koordinasi Soal Gelper
> Warga Resah, Gelper Masuk ke Pemukiman

Respon Anda?

komentar