Kapolres: Ketemu Anak Buah Saya Main atau Bekingi Judi, Laporkan!

1603
Pesona Indonesia
Kapolresta Barelang Kombes Pol, Helmy Santika Foto: Johannes Saragih/ Batam Pos
Kapolresta Barelang Kombes Pol, Helmy Santika
Foto: Johannes Saragih/ Batam Pos

batampos.co.id – Kapolresta Barelang Kombes Pol Helmy Santika tampaknya tak main-main memberantas perjudian. Selain berjanji akan menyikat habis semua bentuk perjudian di Batam, ia juga berjanji akan menindak tegas anggotanya yang kedapatan bermain judi, membekingi perjudian, atau menerima setoran dari bandar judi.

Berdasarkan penyelidikan, Helmy mengklaim hingga saat ini tak satupun anggotanya yang terlibat praktik perjudian. “Tak ada yang terlibat. Kalau ada segera laporkan, jangan takut, saya lindungi!” tegas pria berkacamata ini.

Helmy menerangkan sejauh ini pihaknya telah melakukan penindakan sebanyak 35 lokasi arena gelper. Tiga diantaranya merupakan di kawasan Kampung Aceh, Mukakuning.

Di lokasi tersebut, polisi mengamankan 44 orang yang terdiri dari pemain dan wasit, 108 mesin ketangkasan, seperti Micky Mouse, Doraemon dan Fish Hunter. Arena itu diketahui milik Tengku, Midi, dan Ajis.

“Ada tiga lokasi lagi yang kita tindak. Jadi total ada 35. Dan kita kenakan pasal 43 Perda 17 tahun 2001,” imbuhnya.

Menurutnya, selain tidak mengantongi izin, tiga arena yang berada di Kampung Aceh Mukakuning tersebut terindikasi adanya praktik perjudian. “Kita amankan uang tunai sekitar delapan juta,” katanya lagi.

Ke depannya, Helmy menghimbau kepada Pemerintah untuk selektif dalam pengeluaran izin. Saat ini izin yang dikeluarkan BPM tersebut banyak disalahgunakan hingga terindikasi adanya praktik perjudian.

“Untuk izin harus sesuai prosedur. Setelah dikeluarkan, harus dilakukan pengawasan,” paparnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kapolri, Jendral Badrodin Haiti memerintahkan Kapolda Kepri, Brigjen Pol Sam Budigusdian untuk meyelidiki dan mengusut tuntas dugaan praktik perjudian di Batam.

Perintah itu langsung direspon Kapolda dengan menindak 35 arena gelper di delapan wilayah di Batam. Seluruh arena ditutup dan disegel hingga pihak BPM melakukan verifikasi.

Bahkan Sam menegaskan untuk arena gelper yang mengantongi izin atau tidak harus ditutup selamanya. (opi/bp)

Baca Juga:
> Kapolres: Kami Tak Pernah Merestui Perjudian, Semua Kami Sikat
> Pemko Batam Dukung Penertiban Gelper Dengan Catatan…
> Siap-siap, Kapolda Bidik Gelper di Tanjungpinang
> Gelper Dunia Fantasi 2 di Nagoya Hill Masih Beroperasi
> Kapolda Kepri Instruksikan Tutup Semua Gelper di Batam
> 78 Orang Terjaring dalam Penggerebekan Gelper di Komplek Windsor
> Kapolres, BPM-PTSP dan Dinas Pariwisata Kota Batam Rapat Koordinasi Soal Gelper
> Warga Resah, Gelper Masuk ke Pemukiman

Respon Anda?

komentar