Pelajar Berprestasi di Bintan Tewas setelah Terperosok di Kubangan Eks Tambang Bauksit

1855
Pesona Indonesia
Mayat
ilustrasi

batampos.co.id – Pelajar kelas dua SMPN 11 Bintan, Muhammad Rois Mubarok, 14, tewas tenggelam di kubangan eks tambang bauksit, Kampung Tanjung Kruing, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam (SKL) Jumat (25/3) sekitar pukul 7.30 WIB. Tewasnya pelajar yang sering menyabet berbagai prestasi ini bukan disebabkan karena tenggelam saat berenang melainkan tenggelam akibat terperosok bersama sepedanya saat bermain di sekitaran kubangan eks bauksit tersebut.

“Saat tercebur ke kubangan itu korban sempat minta tolong. Kami dengar teriakan minta tolong itu dan berusaha membantunya. Namun kami tak berhasil, sehingga mencari bantuan orang lain. Tapi saat bantuan datang, korban sudah dalam kondisi tak bernyawa,” ujar rekan korban, Andre 15, di lokasi kejadian.

Diceritakannya, sebelum tenggelam, ia bersama korban dan sejumlah rekannya berangkat dan bermain sepeda dari Perumahan Taman Surya Indah menuju ke lokasi kubangan bekas galian bauksit sekitar pukul 7.00 WIB.

Setibanya di lokasi, lanjutnya korban saat itu tidak langsung berenang seperti ia dan rekan lainnya melainkan bermain sepeda di sekitar lokasi. Lagi asik mereka berenang, tiba-tiba korban terperosok ke kubangan bersama sepedanya. Ia dan rekannya sempat membantu, namun dikarenakan lokasi jatuhnya korban sangat dalam maka bantuan itupun tak berhasil hingga korbanpun tenggelam.(ary/bpos)

Respon Anda?

komentar