Tahun ini, Target Pajak Kepri Rp 8 Triliun

956
Pesona Indonesia
Para wajib pajak foto bersama Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) DJP Riau dan Kepri, Jatnika usai menerima penghargaan sebagai pembayar pajak terbesar dan terpatuh di Batam di Universitas Internasional Batam (UIB), Kamis (24/3). Foto: Iman Wachyudi/ batampos.co.id
Para wajib pajak foto bersama Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) DJP Riau dan Kepri, Jatnika usai menerima penghargaan sebagai pembayar pajak terbesar dan terpatuh di Batam di Universitas Internasional Batam (UIB), Kamis (24/3). Foto: Iman Wachyudi/ batampos.co.id

batampos.co.id – Tahun lalu, Kepri menyumbangkan pajak sebesar Rp 6 triliun kepada negara, dan Rp 4 triliunnya berasal dari Batam. Tahun ini, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Pusat menargetkan Kepri untuk bisa menyumbangkan Rp 8 triliun.

“Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Batam Utara sendiri ditargetkan harus dapat Rp 1 triliun,” ujar Kepala KKP Pratama Batam Utara, Rahmad Wahyudi, kemarin (25/3).

Namun, untuk mewujudkan target tersebut sangat berat karena tingkat kepatuhan pajak di Kepri sendiri tergolong rendah, hanya 40 persen.

“Ini yang sangat perlu dilakukan imbauan. Kami akan menginventaris data mengenal mall-mall dan perumahan-perumahan mewah yang memiliki pajak tinggi. Ini yang akan kita kejar,” kata Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) DJP Riau dan Kepri, Jatnika.

Jatnika menjelaskan tahun ini merupakan tahun penegakan hukum. DJP akan terus melakukan sosialisasi menghimbau agar para wajib pajak menaati kewajibannya.

“Makanya tahun ini kami telah menerapkan E-Billing untuk mempermudah tata kelola inventaris data secara online untuk membantu sistem pembayaran pajak online lewat E-Filling,” pungkasnya. (leo)

Baca juga:

12 Wajib Pajak Terima Penghargaan

Respon Anda?

komentar