Tutup Musrenbang Lingga, Bupati Bacakan Puisi WS Rendra

579
Pesona Indonesia
Bupati Lingga Alias Wello, saat membacakan puisi pada penutupan Musrenbang 2017 di Aula Junjungan Negeri, Daik Lingga, Jumat (25/3). foto:hasbi/batampos
Bupati Lingga Alias Wello, saat membacakan puisi pada penutupan Musrenbang 2017 di Aula Junjungan Negeri, Daik Lingga, Jumat (25/3). foto:hasbi/batampos

batampos.co.id – Bupati Lingga Alias Wello, membacakan puisi karya WS Rendra pada penutupan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2017 Kabupaten Lingga, di Aula Junjungan Negeri, Daik Lingga, Jumat (25/3).

Menurut bupati yang biasa disapa Awe ini, dengan puisi ia mentransfer energinya melalui bahasa seni kepada seluruh jajarannya di lingkungan Pemkab Lingga. Aku mendengar suara jerit hewan yang terluka. Ada orang memanah rembulan, ada anak burung terjatuh dari sarangnya. Orang-orang harus dibangunkan. Kesaksian harus diberikan, agar kehidupan bisa terjaga. Itu salah satu bait puisi yang dibacaka Awe dengan penuh semangat.

Dikatakan Awe, hasil musrenbang tercatat sedikitnya 180 program kegiatan pembangunan, serta target dukungan anggaran APBN sebesar Rp 700 miliar lebih pada tahun mendatang.

”Saya selaku pimpinan daerah, mengucapkan terimakasih kepada kades, BPD, lurah, camat, hingga jajaran SKPD dan instansi terkait, yang sudah penuh semangat menyusun rencana pembangunan kabupaten untuk 2017 ke depan. Semoga dalam rumusan tersebut dapat mewakili apa yang dibutuhkan masyarakat kita,” ungkapnya.

Menurut Awe, untuk pencapaian target di tahun mendatang, setiap SKPD harus lincah dan mampu melakukan pendekatan yang baik dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat.

”Harus mampu melobi ke Pusat. SKPD harus lincah. Ketika kita bisa memerintahkan orang lain, kita juga harus memerintahkan diri kita sendiri,” saran Awe. (mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar