Wagub Nurdin Miris Lihat Pembangunan Tanjungpinang

1304
Pesona Indonesia
Wagub Kepri Nurdin Basirun saat sidak ke pelabuhan. foto:humas pemprov
Wagub Kepri Nurdin Basirun saat sidak ke pelabuhan. foto:humas pemprov

batampos.co.id – Wakil Gubernur Kepri, Nurdin Basirun miris melihat perkembangan pembangunan di Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang. Untuk melihat Tanjungpinang tampil elegan, Nurdin meminta Dinas Perhubungan (Diahub) Kepri untuk membenahi pelabuhan rakyat (Pelra) yang ada di Tanjungpinang.

Dalam upaya untuk membenahi Tanjungpinang, untuk kedua kalinya Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun melakukan inspeksi mendadak (sidak). Kali ini adalah Pelabuhan Barang Pelantar 2 KUD, Laut Jaya, Rabu (23/03). Tujuan Sidak ini, sebagaimana dikatakan Wakil Gubernur adalah untuk mengetahui sejauh mana perubahan kelancaran arus barang dari kapal barang yang bersandar di pelabuhan Laut Jaya, pelantar 2 tersebut setelah disidak sebelumnya.

Pada kesempatan ini Wakil Gubernur meminta kepada Kepala Dinas Perhubungan Kepri Muramis, agar prasarana dan infrastruktur untuk perpindahan barang di pelabuhan Pelantar 2 di benahi dan di perbarui. Seperti halnya pembuatan dermaga sepanjang pelantar 1 hingga pelantar KUD agar perpindahan barang di pelabuhan barang Laut Jaya dapat dilakukan lebih cepat.

Wakil Gubernur sangat berharap pelabuhan barang Pelantar 2 Laut Jaya ini, bisa seperti pelabuhan di Singapore yang prasarananya sudah lengkap dan bagus. Sehingga perpindahan barang dilakukan bisa hanya dengan hitungan jam, tidak seperti di pelabuhan pelantar 2 kita ini yang masih berhari-hari.

“Kita harus merencanakan ini agar pelabuhan barang disini bisa terhubung dari Pelantar 1 sampai pelantar KUD. Dengan luas ukuran dari pelantar I ke pelantar II sekitar 320 meter dan dari pelantar 2 ke pelabtar KUD sekitar 230 meter ditambah lahan parkir 20 meter . Tujuannya agar tertata rapi, indah dan tidak terjadinya lagi penumpukan barang dipelabuhan ini,” kata Nurdin.

Dengan adanya pembuatan dermaga ini wagub mengharapkan akan semakin meningkatkan pemasukan PAD ke kota Tanjungpinang dan Kepri secara umum. Selain itu, Nurdin juga tidak ingin lagi adanya parkir di pelabuhan barang Laut Jaya tersebut. Karena dengan adanya parkir di depan pelabuhan dapat menghambat kelancaran arus barang dan menumpuknya barang di pelabuhan.

“Sebagai Ibu Provinsi Kepri, Tanjungpinang harus sama-sama kita tata. Sehingga bisa tampil lebih elegan,” tutup Nurdin.

Turut mendampingi Nurdin dalam sidak tersebut adalah Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, Kadishub Kepri, Muramis, dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kepri, Naharuddin.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar