Begini Cara Pemerintah Singapura Menangani Warganya yang Kena PHK

1701
Pesona Indonesia
File photo of Minister Heng Swee Keat. Foto: Ernest Chua/Today/cahnnalnewsasia
File photo of Minister Heng Swee Keat. Foto: Ernest Chua/Today/cahnnalnewsasia

batampos.co.id – Kondisi perekonomian dunia yang belum stabil juga dirasakan oleh sejumlah pengusaha di Singapura. Efisiensi juga mereka lakukan, termasuk mengurangi jumlah karyawan melalui pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Seperti perusahaan, orang kita juga menghadapi perubahan siklus dan struktural,” kata Menteri Keuangan, Heng Swee Keat, seperti dilansir straitstimes.

Ralatif sama dengan di Indonesia, mereka yang kena PHK cenderung dilanda kecemasan. Namun Pemerintah Singapura tak berdiam diri melihat kenyataan tersebut. Mereka terjun langsung menangani masalah tersebut sehingga warganya yang kena PHK tidak putus asa.

Salah satu cara yang dilakukan Singapura adalah menghimpun mereka yang terkena PHK. Mereka kemudian diberikan keterampilan baru yang membuat mereka punya bekal untuk mencari pekerjaan lagi. Bahkan pemerintah membantu mereka menemukan pekerjaan baru.

“Saya menghargai bahwa tidak mudah bagi mereka yang di PHK untuk belajar keterampilan baru dan menemukan pekerjaan baru. Tetapi jika kita tetap beradaptasi, belajar, melupakan, dan belajar kembali dengan cepat, kita bisa tetap relevan dan bisa mencari karir baru,” ujar Heng Swee Keat, lagi.

Upaya lainnya yang ditempuh pemerintah Singapura adalah, mendorong perusahaan-perusahaan di negara mereka untuk mempekerjakan warga mereka yang kesulitan mendapatkan pekerjaan. Tentunya dengan membangun komunikasi yang baik dengan para perusahaan tersebut sehingga terjalin sinergi antara pemerintah dan perusahaan untuk membantu warga Singpaura yang belum bekerja atau kena PHK agar bisa mendapatkan pekerjaan lagi.

“Langkah ini menguntungkan pekerja yang terkena PHK karena perusahaan tempat mereka bekerja melakukan rasionalisasi pegawai,” kata sang menteri. (straits times/singapuraterkini/nur)

Respon Anda?

komentar