1.339 Perusahaan Menunggak Iuran, Cek Mungkin Itu Perusahaan Anda

499
Pesona Indonesia

BPJS Kesehatanbatampos.co.id – Sebanyak 1.339 perusahaan dari total 3.396 perusahaan yang terdaftar di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Tanjungpinang, menunggak iuran. Sementara 2.057 perusahaan lain merupakan perusahaan yang membayar iuran tepat waktu.

Rincian perusahaan yang menunggak, yaitu menunggak 1 bulan sebanyak 298 perusahaan, menunggak 2-3 bulan sebanyak 395 perusahaan, menunggak 4-6 bulan sebanyak 291 perusahaan, dan menunggak di atas 6 bulan sebanyak 355 perusahaan.

“Jika terus-terusan menunggak, itu akan mengganggu pelayanan,” ujar Humas BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang, Nicko Alfiansa, Minggu (27/3).

Gangguan pelayanan yang dimaksud yaitu, jika terjadi kecelakaan kerja, dan meninggal dunia, maka yang bersangkutan harus membayar iurannya terlebih dahulu.

Nicko melanjutkan, dari 1.339 perusahaan yang menunggak, 80 persennya merupakan perusahaan yang ada di Kota Tanjungpinang. Terdiri dari berbagai perusahaan, antara lain CV, PT Kontraktor dan juga pertokoan. “Dari daerah yang kami bawahi, yaitu Bintan, Natuna, Anambas dan Lingga, Tanjugpinang yang tertinggi,” ujarnya.

Selama ini pihaknya telah berupaya melakukan penagihan, mulai dari langsung menugaskan petugas untuk datang langsung, dan juga melalui email. “Menurut saya, itu sudah cukup untuk memberitahukan kepada perusahaan bersangkutan,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga telah memberikan surat teguran ataupun peringatan kepada perusahaan untuk segera membayarkan iuran. “Kami menggunakan cara proaktif, pelan-pelan diberitahu,” ujarnya.

Tentu akan ada sanksi tegas bagi perusahaan yang membandel. “Sanksi tegas akan dipidana, dengan denda Rp10 M. Dan itu sudah diatur dalam PP Nomor 86 tentang sanksi administrasi. Kita tinggal melaporkan dan kepolisian dan jaksa yang akan menindak,” ujarnya.

Tapi, pihaknya belum memilih proses hukum sebagai solusi. “Kami berharap perusahaan atau toko dapat taat membayar iuran,” ujarnya.

Pihaknya berharap, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Tanjungpinang dapat sama-sama menyosialisasikan pentingnya BPJS Ketenagakerjaan. “Karena kami ingin memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya. (Lra/bpos)

Respon Anda?

komentar