Ditinggal Sebentar, Ruko HL Mart Terbakar

512
Pesona Indonesia
Kebakaran di ruko HL Mart, Karimun. foto;sandi/batampos
Kebakaran di ruko HL Mart, Karimun. foto;sandi/batampos

batampos.co.id – Kebakaran melanda Toko HL Mart yang berada Jalan Teuku Umar, Tanjungbalai Karimun Ahad (27/3) pukul 15.00 WIB. Pada saat itu kondisi ruko sedang tutup dan pemiliknya tidak berada di rumah.

Jalan jadi macet karena dipadati oleh warga yang melihat adanya asap hitam yang keluar dari lantai dua Ruko HL Mart yang terletak di pinggir. Amin, salah seorang warga yang ditemui Batam Pos (group batampos.co.id) di lokasi kejadian mengatakan, saat melintas dari Jalan A Yani menuju ke Tanjungbalai dia melihat ada asap hitam.

”Karena, penasaran maka saya teruskan perjalanan sampai melintas di depan ruko. ternyata sudah ramai warga yang berdiri melihat kepulan asap tersebut. Ternyata salah satu ruangan di lantai dua Toko HL Mart terbakar,” ujarnya.

Pemilkik Ruko HL Mart, Asun menyebutkan, yang terbakar itu kamar dia dan baru saja dia tinggal sebentar untuk membeli makanan. Memang saat itu di rumahnya tidak ada orang dan toko sudah tutup karena hari Minggu. ”Waktu saya tinggalkan rumah untuk keluar beli makanan tidak ada apa-apa. Namun, setelah kembali melihat kondisi asap menghitam keluar dari jendela kamar. Saya buka pintu toko dan coba masuk, tapi tidak bisa sampai ke atas, karena asap sangat tebal,” katanya.

Dia mencoba untuk masuk ke lantai dua untuk menyelematkan dokumen dan surat-surat penting lainnya. Tapi, hanya sampai pada bagian belakang saja. Sebab, ketika akan naik ke tangga menuju ke lantai dua, sudah gelap dan banyak asap. Akibatnya, hidungnya mengeluarkan darah. Kemungkinan karena terkena asap yang tebal. Penyebab kebakaran sendiri kemungkinan dari puntung rokok, karena sebelum meninggalkan rumah, dia sempat merokok di dalam kamar tidurnya itu.

Pantauan Batam Pos, untuk memadamkan api yang ada di dalam kamar lantai dua HL Mart, dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) berada di lokasi. Akses Jalan Teuku Umar yang hanya satu arah langsung ditutup oleh polisi yang sudah berjaga-jaga di persimpangan lampu pengatur lalu lintas. Kondisi gang yang sempit di pemukiman padat penduduk tersebut sedikit menyulitkan petugas Damkar untuk memadamkan api.

Bahkan, kamar yang terbakar berada pada bagian depan tidak bisa dimasuki oleh petugas. Karena, jendela dipasang terali besi. Termasuk juga pintu yang ada di samping kamar tidak dapat dibuka karena ada terali besi. Sehingga, petugas hanya memecahkan kaca jendela, namun upaya tersebut belum sepenuhnya dapat memadamkan api di dalam kamar. Sehingga, pemadaman dilakukan lewat gang kecil yang ada di samping ruko. Petugas akhirnya memanjat dan juga memecahkan kaca. Pukul 15.45 WIB api berhasil dipadamkan dan tidak sampai menghanguskan seluruh bangunan. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar