Hasil Kerajinan Tradisional Natuna Harus Terus Dipromosikan

739
Pesona Indonesia
Tikar pandan, salah satu kerajinan tangan yang berasal dari Natuna patut dipromosikan. foto:net
Tikar pandan, salah satu kerajinan tangan yang berasal dari Natuna patut dipromosikan. foto:net

batampos.co.id – Dinas peridustrian dan perdagangan Kabupaten Natuna terus mencari solusi untuk mengoptimalkan promosi produk lokal, berupa hasil kerajinan dan makanan olahan tradisional.

Kepala Disperindag Pemkab Natuna Chaidir Char mengatakan, sejauh ini salah satu kerajinan lokal yang sudah bisa dipromosikan adalah kerajinan rotan dan pandan.

“Kerajinan olahan dari bahan rotan dan daun pandan sudah sedikit bisa dikenalkan,” kata Chaidir kemarin.

Chaidir mencontohkan, hasil kerajinan dari bahan daun pandan adalah tikar. Dengan berbagai macam motif yang diproduksi masyarakat pengrajin. Kebetulan pandan mudah didapat di Natuna dan mudah dibudida oleh masyarakat.

Tikar Pandan, kata Chaidir, merupakan salah satu budaya masyarakat Natuna yang sudah turun temurun. Sehari-hari digunakan sebagai alas duduk dalam keluarga maupun pertemuan.

Dikatakan Chaidir, untuk memudahkan mengenalkan produksi tikar pandan Natuna, pemerintah berencana membuka showroom di bandara-bandara.

Menurutnya membuka showroom daerah di bandara adalah upaya efektif mempromosikan kerajinan tradisonal daerah. Saat ini baru satu showroom di Bandara Batam.

“Kerajinan lokal menurut saya banyak diminati, pasarannya bisa merambah kepada kalangan wisatawan manca negara,” ujar Chaidir.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar