Orang Miskin dan Pengangguran Harus Diprioritaskan

684
Pesona Indonesia
Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kepri, Ing Iskandarsyah. foto:rpg
Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kepri, Ing Iskandarsyah. foto:rpg

batampos.co.id – Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kepri, Ing Iskandarsyah mengatakan, Kepala Daerah di Provinsi Kepri harus bersinergi dalam mengoptimalkan pengentasan kemiskinan. Selain itu juga harus jeli dalam membaca peluang lapangan kerja. Dengan demikian tingkat pengangguran dan kemiskinan di Provinsi Kepri terus berkurang.

“Intinya adalah baik bupati, walikota maupun Gubernur Kepri harus bersinergi dan memprioritaskan orang miskin dan pengangguran yang ada di Provinsi Kepri,” ujar Iskandarayah kepada wartawan, Minggu (27/3) di Tanjungpinang.

Menurutnya, program pengentasan kemiskinan dan membuka lapangan pekerjaan harus diprioritaskan, salah satunya dengan meningkatkan pendapatan keluarga. Lebih lanjut katanya, kantong kemiskinan kebanyakan berada di kawasan pesisir. Karena itu, pemerintah harus mampu membangun daerah pesisir menjadi pulau-pulau yang maju.

“Kami mendukung upaya pemerintah membangun daerah pesisir dan pulau terutama Natuna, Anambas dan Lingga,” jelasnya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut mengemukan, pemerintah memiliki peran yang besar dalam menciptakan lapangan kerja. Peranan pemerintah juga dapat mendorong investasi di kabupaten dan kota di Kepri meningkat. Output yang diharapkan adalah, semakin banyak perusahaan berskala besar yang berinvestasi di Kepri, maka peluang kerja akan terbuka lebar. Kepri ini memiliki banyak potensi perekonomian yang dapat dikembangkan.

“Kita punya tempat wisata yang indah, kelautan dan perikanan perkebunan, industri, punya sumber daya alam yang dapat ditambang, dan merupakan jalur pelayaran internasional,” jelasnya lagi.

Masih kata Iskandarsyah, pemerintah harus memainkan peranan di bidang regulasi dan kebijakan untuk mendorong pengusaha mempekerjakan masyarakat usia produktif. Masyarakat, terutama para pemuda harus berperan. Pemuda harus terus meningkatkan ketrampilan, berkarya dan berusaha.

Pemuda yang memiliki ketrampilan akan lebih mudah memperoleh pekerjaan atau membuka usaha sendiri. Mereka akan memperoleh gaji yang lebih besar dan jabatan yang akan semakin baik jika memiliki ketrampilan, jujur dalam bekerja, rajin dan disiplin.

“Apa pun yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan pendapatan keluarga, dan mengurangi pengangguran akan sia-sia jika angkatan kerja tidak produktif. Karena itu masyarakat di usia produktif harus memiliki kemampuan, berketrampilan, giat dan jujur dalam bekerja,” paparnya.

Legislator yang sudah dua periode duduk di DPRD Kepri itu juga menambahkan, selain permasalahan itu, kata dia proses dan pelaksanaan pembangunan juga harus disejalankan dengan kondisi Kepri. Pemerintah harus pula mengurusi penyandang disabilitas, orang tua atau veteran. Sejatinya kekuatan negara dalam pembangunan sangat dipengaruhi partisipasi masyarakat.

“Tidak mungkin pemerintah dapat mengurusi 1,8 juta orang masyarakat Kepri, tanpa didukung masyarakat itu sendiri. Karena itu masing-masing anggota masyarakat memiliki peranan yang cukup penting,” tutup Iskandar.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar