Pakistan Diguncang Bom Bunuh Diri, Sudah 65 Tewas, 300 Terluka, Ini Videonya

480
Pesona Indonesia

batampos.co.id -Bom kembali mengguncang Kota Lahore, Pakistan, Minggu (27/3/2016). Tepatnya di Taman Gulshan e Iqbal dekat pusat Kota Lahore yang merupakan tempat basis politik Perdana Menteri Nawaz Sharif.

Hingga saat ini, jumlah korban tewas sudah 65 orang dan ratusan lainnya luka-luka. Korban tewas diperkirakan akan terus bertambah karena tak sedikit yang luka parah, bahkan kritis.

Ironisnya, korban rata-rata adalah perempuan dan anak-anak yang tak berdosa. Mayat mereka bergelimpangan dengan kondisi tubuh tidak utuh lagi.

Aksi biadab ini mengundang keprihatinan dunia di media sosial. Di Twitter #PrayForPakistan menjadi trend teratas. Sampai saat ini ciutan soal bom bunuh diri Pakistan itu sudah mendekati angka 200 ribu cuitan.

Selain itu di Youtube aksi itu juga sempat terekam kamera warga.  Dalam tayangan video itu pasca ledakan semua warga panik, mereka yang selamat saling bantu menyelamatkan korban yang terluka.

Jenazah korban tewas yang bergeletakan di jalan diangkut seadanya menggunakan kain ke mobil ambulans. Sungguh aksi teror terkutuk!

“Ada lebih dari 280 orang luka-luka. Korban juga banyak yang kami bawa ke bioskop untuk dilakukan operasi,” ucap Petugas Kesehatan Kota Punjab Salman Rafique.

“Kami takut bahwa akan terjadi penambahan korban yang tewas,” sambungnya.

Taliban mengklaim berada di balik aksi bom bunuh diri ini.

Sekutu terdekat Pakistan, Amerika Serikat, mengutuk serangan ini. Melalui Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih Ned Price, Amerika Serikat berdiri di samping rakyat Pakistan.

“Amerika Serikat berdiri dengan rakyat dan Pemerintah Pakistan pada saat sulit ini. Kami akan terus bekerja sama dengan mitra kami di Pakistan dan di seluruh wilayah untuk membasmi terorisme,” tutur Ned Price. (reuters/jpgrup/nur)

Respon Anda?

komentar