Peserta Lomba Kicau Burung, Ada yang Harganya Rp 150 Juta

1270
Pesona Indonesia
Juri menilai kontes kicau burung TJA Cup di Hotel Sunrise Tanjungpinang, Minggu (27/3). Foto:Yusnadi/Batam Pos
Juri menilai kontes kicau burung TJA Cup di Hotel Sunrise Tanjungpinang, Minggu (27/3). Foto:Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Ratusan pecinta kicau Burung dari Tanjungpinang, Bintan dan Batam, ikut meramaikan lomba Kicau Burung Teddy Jun Askara (TJA) Cup 2016, di Sunrise Hotel, Jalan Arif Rahman Hakim, Sei Jang, Minggu (27/3).

Ketua Panitia Kicau burung TJA Cup 2016, Rinal mengatakan lomba kicau burung yang dilaksanakan ini merupakan event tahunan. Perlombaan dan pameran kicau burung kali ini merupakan yang ketiga kalinya diadakan.

”Lewat pertandingan ini, menjadi wadah bagi para pecinta burung untuk menjalin silaturahmi dan kebersamaan,” ujar Rinal.

Dikatakan Rinal, perlombaan kicau burung ini mempertandingkan 18 kategori dan terdapat kategori baru yakni Best Of the Best (BOB) Murai Batu.

”Untuk peserta yang menjadi juara membawa pulang piala bergilir serta mendapat uang pembinaan,” kata Rinal.

Salah satu anggota team juri dari Ronggolawe Kepri, Ucok Rose mengatakan pihaknya memberikan poin berdasarkan kategori, irama durasi serta fisik dari burung yang berlomba.

”Setiap burung yang mendapatkan poin 38 maka sudah pasti dia menjadi pilihan setiap juri. Salah satu yang paling menentukan yakni durasi irama,” ujar Ucok.

Dalam perlombaan tersebut, kata Ucok, dari puluhan burung Murai yang diikut sertakan ada yang seharga Rp 150 juta jika dijual pemiliknya yang ikut bertanding dengan peserta lainnya.

”Murai itu sering menang dalam pertandingan kicau burung yang di selenggarakan di Kepri ini. Burung itu pun sudah ada yang nawar Rp 150 juta. Tetapi pemiliknya tidak mau jual,” kata Ucok.

Ditempat yang sama, salah satu peserta, Roni Wijaya menilai baik acara yang dibuat panitia TJA Cup tahun 2016 tersebut. Hal ini pun tentu harapannya, Pemerintah harus menjadikan ikon baru bagi perkembangan pariwisata Kepri, sehingga hobi para pecinta burung di Kepri menjadi tersalurkan.

”Acara seperti ini harus dilakukan setiap tahun, hanya saja terkendala masalah cuaca, sehingga aksi burung yang ikut pertandingan kurang maksimal,” ucap Roni, Ketua Sugali Bird Club (SBC) Kota Tanjungpinang.

Dalam gelaran acara tersebut, panitia bersama penggagas acara, turut melakukan pengundian hadiah doorprize kepada pengunjung dan peserta yang hadir. Hadiah yang dipersembahkan, berupa kulkas, TV LED, Kipas angin, serta banyak lagi lainnya. Sedangkan untuk masing-masing pemenang dari kelas yang dipertandingkan dalam perlomban dan pameran kicau burung TJA Cup 2016 mendapat uang pembinaan dan piala. (ias/bpos)

Respon Anda?

komentar