Sultan Johor: Stop Imitasi Budaya Arab!

1102
Pesona Indonesia
Sultan Johor, Ibrahim Ibni Sultan Iskandar. (foto: straitstimes)
Sultan Johor, Ibrahim Ibni Sultan Iskandar. (foto: straitstimes)

batampos.co.id – Sultan Johor, Ibrahim Ibni Sultan Iskandar, mendesak bangsa Melayu untuk mempertahankan budaya mereka ketimbang mencoba untuk meniru orang-orang Arab, di tengah meningkatnya konservatisme di kalangan umat Islam dan adopsi praktek budaya Arab di Malaysia.

Sultan mengatakan kepada harian The Star bahwa ia lebih suka menggunakan kata-kata Melayu seperti “Hari Raya” dan “buka puasa” ketimbang istilah dalam bahasa Arab yang bermakna sama yaitu “Idul Fitri” dan “iftar”.

“Jika ada di antara Anda yang ingin menjadi seorang Arab dan mempraktekkan budaya Arab, dan tidak ingin mengikuti kebiasaan dan tradisi Melayu, itu terserah Anda. Saya juga mempersilakan Anda untuk tinggal di Arab Saudi, ” kata Sultan Ibrahim.

“Itu adalah hak Anda, tapi saya percaya ada orang Melayu yang bangga dengan budaya Melayu.”

Pernyataan Sultan Johor tersebut datang di tengah maraknya yang disebut “Arabisasi” Islam di Malaysia, di mana ada peningkatan tekanan pada perempuan Muslim untuk mengenakan jilbab dan menutupi aurat mereka, serta semakin populernya penggunaan istilah Arab dan gaya pakaian seperti “jubah”.
(mol/sam)

Respon Anda?

komentar