Tingkatkan Layanan, ATB Batam Lakukan Interkoneksi Sistem Transmisi Duriangkang

917
Pesona Indonesia
Tim ATB saat mengerjakan interkoneksi Sistem Transmisi Duriangkang akhir Februari 2016 lalu.
Tim ATB saat mengerjakan interkoneksi Sistem Transmisi Duriangkang akhir Februari 2016 lalu.

batampos.co.id – PT. Adhya Tirta Batam (ATB) terus meningkatkan layanan kepada pelanggan, April ini merekja akan melakukan pekerjaan interkoneksi Sistem Transmisi Duriangkang. Tidak itu saja, dalam proyek ini pun akan sekalian mengganti pipa yang sudah tua dan rawan bocor.

Pekerjaan tersebut merupakan kelanjutan dari rangkaian pekerjaan interkoneksi yang sebelumnya sudah dilakukan pada akhir Februari 2016 lalu.

Rangkaian interkoneksi tersebut dilakukan untuk meningkatkan kehandalan suplai air kepada pelanggan yang mendapatkan suplai air dari IPA Duriangkang, terutama pelanggan tertinggi dan terujung dari IPA.

“Kontur Batam yang berbukit-bukit menjadi tantangan tersendiri bagi ATB. Kondisi tersebut membuat suplai air tidak merata. Semakin jauh dan tinggi lokasi pelanggan dari IPA, kehandalan suplai kepada pelanggan akan semakin berkurang,” ungkap Corporate Communication Manager ATB, Enriqo Moreno.

Oleh karena itu, ia melanjutkan, ATB melakukan beberapa rangkaian pekerjaan untuk meningkatkan kontinyuitas pelayanan kepada pelanggan di enam lokasi, yakni di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Duriangkang, Simpang Beringin, Sukajadi, Simpang Gateway, dan IPA Mukakuning.

“Namun harus diingat, pekerjaan intekoneksi yang dilakukan akhir Februari lalu baru tahap pertama, masih ada dua tahapan lagi yang harus dilakukan. Setelah semua tahapan selesai dilakukan, baru manfaat dapat dirasakan oleh pelanggan. Bila sesuai rencana, manfaat interkoneksi tersebut sudah dapat dinikmati oleh pelanggan pertengahan tahun 2016 ini,” ujar Enriqo.

Agar manfaat interkoneksi dapat lebih dirasakan oleh pelanggan, perusahaan air minum terbaik tersebut juga sudah mulai melakukan beberapa pekerjaan penggantian pipa di beberapa titik, salah satunya adalah pipa di Perumahan Taman Buana, Sei Panas. Pipa yang sudah tidak layak digunakan diganti dengan pipa baru.

“Saat ini ada sekitar 10 proyek penggantian pipa. Pipa yang sudah rentan bocor, yang sudah termakan usia kami ganti dengan pipa baru. Sehingga diharapkan saat pekerjaan interkoneksi selesai dilakukan, daerah-daerah yang suplai airnya belum baik, bisa lebih handal,” harapnya. (*)
 

Respon Anda?

komentar