Villa Panbil Hunian Eksotik Di Pinggir Hutan

1413
Pesona Indonesia

_IGP0001
batampos.co.id – Jika keindahan resort biasanya hanya bisa dinikmati dalam beberapa hari saja. Tempat ini menyediakan tempat tinggal bernuansa eksotis yang bisa dimiliki selamanya hingga sampai tua. Yup, inilah Villa Panbil, sebuah komplek villa elit bernuansa ‘forest ambience’.

Menemukan Villa Panbil tidaklah terlalu sulit. Kawasannya bisa dicapai hanya 3 menit dari Panbil Mall, Muka Kuning. Memasuki pintu gerbang komplek villa ini, pengunjung sudah disambut dengan air mancur dari kolam berbentuk persegi.

Hijau. Itulah warna yang mendominasi area tersebut. Memiliki kontur tanah yang berbukit-bukit, Villa Panbil merupakan hunian eksotis yang dikelilingi oleh hutan alami. Angin sejuk pun bersemilir ketika Anda berada di salah satu tamannya.

danau

Komplek Villa Panbil merupakan bagian dari 200 hektar Panbil Integrated Area. Dengan konsep hunian terbuka ala forest house, Villa Panbil didesain dengan khusus bagi Anda yang menginginkan nuansa alami penuh ketenangan.

Villa terbagi atas empat tipe. Pertama, Bali house yang terdiri atas tipe Kuta type, Sanur type, Jimbaran type, dan ubud type. Kedua, Forest House yang terdiri dari akasia, angsana, matoa, dan mahoni. Selain itu ada villa Mediterania dan Minimalis.

Fasilitas pendukung di komplek villa ini bisa dibilang lengkap, kolam renang, jogging track, play ground, fishing pond, function hall, mini golf, dan kafe. Yang unik adalah fishing pond atau area memancing. Area memancing ini dibuat benar-benar seperti di alam liar.

Dikelilingi oleh pohon-pohon besar, sebuah gazebo terbuat dari kayu dibangun dipinggir kolam. Konon, dulu ada seorang pemancing yang berhasil mendapatkan ikan seukuran paha manusia dewasa. Sayangnya, ikan yang didapat dikolam ini harus dikembalikan alias tidak bisa dibawa pulang.

villa panbil

Sebuah kafe terletak tak jauh dari kolam renang. Kafe tersebut bernama Sunrise. Makanan yang menjadi favorit di kafe ini adalah pizza Pepperoni. Kafe dengan konsep western ini menjadi tempat berkumpulnya para ‘bule’ seusai jam kerja. Beberapa pria asing asik berbincang-bincang dengan rekannya sambil menatap sebuah layar LCD berukuran besar yang terpampang di tengah kafe menayangkan program siaran TV dari luar negeri.

Merupakan rahasia umum bahwa kawasan villa elit ini banyak dihuni oleh warga asing. Biasanya orang asing mencari tempat tinggal yang aman dan nyaman layaknya di negara mereka. Jadi setelah dikenalkan Villa Panbil, banyak yang tertarik untuk tinggal di sini.

Diantara mereka ada yang membeli, ada juga yang menyewa, namun kebanyakan mereka membeli. Proses adaptasi yang dilakukan oleh para warga asing tersebut tidaklah mudah. Agar membuat mereka betah, pihak Villa sering ikut mengadakan perayaan acara-acara tradisi mereka. Misalnya pada hari Haloween. Pesta Haloween dirayakan secara meriah di sini.

fishing pond

Dengan semakin banyaknya warga asing yang menghuni komplek villa ini, maka muncullah sebuah komunitas bule di kawasan tersebut. Komunitas ini menjadi sebuah perkumpulan istri-istri pria asing. Banyaknya aktifitas bersama tersebut membuat suasana di Villa Panbil menjadi hangat dan ceria.

Villa-villa ini memiliki variasi harga yang berbeda, namun secara umum harga dimulai dari kisaran Rp 700 juta. Terdapat sekitar 300 villa yang sudah selesai dibangun, namun menurut master plan mereka, ada sekitar 100 villa yang hendak dibangun.(fenny)

Respon Anda?

komentar