Waspada! Cina Tau Cadangan Migas Natuna Terbesar di Dunia

3028
Pesona Indonesia
China Coats Guard. Foto: istimewa
China Coats Guard. Foto: istimewa

batampos.co.id – Insiden antara kapal pengawas Hiu 11 milik Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan kapal coast guard Cina di perairan Natuna beberapa waktu lalu bukan semata-mata masalah ilegal fishing. Natuna jadi incaran karena sumber daya alamnya yang melimpah, khususnya minyak dan gasnya.

“Konflik Natuna adalah soal perebutan sumber daya alam. Selain minyak bumi, wilayah itu menyimpan cadangan gas alam terbesar di dunia. Banyak ahli mengklaim Natuna adalah surga energi terbesar di dunia yang bernilai ekonomi tinggi,” kata Heri Gunawan, ketua DPP Partai Gerindra, Minggu (27/3/2016).

Dari data yang ia peroleh, di Blok Natuna D-Alpha tersimpan cadangan gas dengan volume 222 triliun kaki kubik (TCF). Cadangan itu tidak akan habis hingga 30 tahun ke depan.

Sementara potensi gas yang recoverable di Kepulauan Natuna sebesar 46 TCF atau setara 8.383 miliar barel minyak. Bila digabung dengan dengan minyak bumi, terdapat sekitar 500 juta barel cadangan energi hanya di blok itu.

“Jika diuangkan, kekayaan gas Natuna mencapai Rp 6.000 triliun. Nilai itu sama dengan tiga kali lipat APBN saat ini,” ulas politikus asal Jawa Barat itu.

Karenanya ia menegaskan, tindakan coast guard Cina di Natuna tidak hanya melecehkan kedaulatan Indonesia. Sebab, aksi coast guard Cina yang melindungi nelayan pencuri ikan bisa jadi merupakan bagian dari upaya sistematis Negeri Panda itu untuk mencaplok Natuna karena motif penguasaan SDA.

“Rasanya Cina akan terus ngotot mencaplok Natuna, karena mereka tahu akan untung besar dari pendapatan gas. Sedang kita buntung,” ujar anggota Komisi XI DPR itu.(fat/jpnn)

Baca Juga:
> Indonesia Bangun Pangkalan Militer di Natuna
> Intervensi Militer Cina di Natuna Berlanjut di Mahkamah Internasional
> Insiden di Perairan Natuna, Menko Maritim: Cina Harus Hormati Kedaulatan Kita
> Cina Lindungi Pencuri Ikan di Natuna, Nyaris Baku Tembak dengan Satgas KKP
> Dua Kapal Nelayan Taiwan Ditembaki Kapal Patroli Indonesia, Ini Penjelasan Menteri Susi

Respon Anda?

komentar