10 WNI Disandera Militan Abu Sayyaf, Jokowi Kumpulkan Petinggi TNI

1672
Pesona Indonesia
Pasukan elite TNI AL. Foto: dok. jpnn
Pasukan elite TNI AL. Foto: dok. jpnn

batampos.co.id – Kabar 10 awak kapal kapal tunda Brahma 12 dan kapal tongkang Anand 12, yang disandera kelompok militan Abu Sayyaf di Filipina sudah sampai di telinga Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Orang nomor satu di Indonesia ini langsung bereaksi. Selasa (29/3) siang, presiden langsung mengumpulkan seluruh jajaran terkait membahas upaya penyelamatan 10 WNI tersebut.

Soal opsi apa yang akan diambil pemerintah Indonesia, masih dalam pembahasan tertutup di Istana Negara di Jakarta.

Sekretaris Fraksi Partai Nasdem Syarif Abdullah Alkadrie menilai, opsi paling tepat adalah menempuh jalur diplomasi dengan Pemerintah Filipina terlebih dahulu.

“Saya pikir kalau bisa lebih baik menggunakan jalur diplomasi. Sebab, beberapa kali terjadi persoalan dengan negara lain, jalur diplomasi cukup berhasil menyelesaikan permasalahan,” kata Syarif menjawab JPNN (grup batampos.co.id), Selasa (29/3/2016).

Menurut dia, jalur diplomasi merupakan langkah yang baik agar tidak timbul korban jiwa dalam proses penyelamatan tersebut.

Dia yakin, Tentara Nasional Indonesia serta Kementerian Luar Negeri sudah berpengalaman menyelesaikan persoalan seperti ini.

Namun demikian, anggota DPR dapil Kalimantan Barat itu menegaskan jika jalur diplomatik tidak berhasil, maka harus dilakukan upaya lain yang lebih tegas.

Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan operasi penyelamatan melibatkan pasukan TNI. “Kalau jalur diplomasi tidak berhasil, maka pemerintah maupun TNI harus lebih tegas. Ini juga menyangkut harga diri bangsa,” kata Syarif.

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Tatang Sulaiman saat dihubungi masih belum memberikan keterangan. Kemungkinan sedang rapat bersama presiden membahas upaya yang akan dilakukan.

Kapal 10 WNI itu dibajak militan Abu Sayyaf  26 Maret 2016. Kelompok militan ini meminta tebusan Rp 15 miliar. (boy/jpnn/nur)

Baca Juga:
> Menanti Pasukan Khusus TNI Selamatkan 10 WNI yang Disandera di Filipina
> Ini Foto-Foto Kapten Kapal TB Brahma 12 yang Disandera Militan Abu Sayyaf
> Kapal WNI yang Disandera Bawa 7.000 Ton Batu Bara
> 10 WNI Disandera, Militan Abu Sayyaf Minta Rp 15 Miliar

Respon Anda?

komentar