Bangun Kebersamaan Menyambung Silaturahim

Reuni SMAN 1 Karimun Angkatan 86

879
Pesona Indonesia
Sejumlah alumnus SMA Negeri 1 Karimun Angkatan 86 foto bersama di Pantai Pongkar, Tanjungbalai Karimun, Sabtu (26/3). Foto: Yosh Suchairi
Sejumlah alumnus SMA Negeri 1 Karimun Angkatan 86 foto bersama di Pantai Pongkar, Tanjungbalai Karimun, Sabtu (26/3). Foto: Yosh Suchairi

batampos.co.id – Suasana heboh bercampur haru menyelimuti acara Reuni Alumni SMA Negeri 1 Karimun Angkatan 86. Sekitar 300 alumnus menghadiri acara reuni yang diadakan selama dua hari, Jumat (25/3) dan Sabtu (26/3) di Tanjungbalai Karimun. Reuni tahun ini mengambil tema “Dengan Reuni Kita Bangun Kebersamaan untuk Menyambung Silaturahim”.

Hari pertama diawali dengan kunjungan ke sejumlah lokasi di Karimun. Selanjutnya, malam harinya, rombongan reuni berkumpul di Costa Area. Di sana, mereka mengabadikan momen bersejarah itu sambil berfoto dan berselfie. Sementara, untuk urusan santap malam, para alumnus menikmati beberapa makanan tempatan, seperti laksa, mi siam, lendot, dan lainnya.

Hari kedua, Sabtu (26/3), pukul 08.00 WIB, dengan menggunakan kendaraan khas Pulau Karimun yang dikenal sebutan “Bas” itu, rombongan reuni rekreasi ke Pantai Pongkar, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun.

Di pantai yang memiliki luas sekitar 100 hektare ini, para alumnus SMA Negeri 1 Karimun Angkatan 86 ini menggelar beberapa acara perlombaan. Antara lain tarik tambang, lomba bakiak, pecah balon dan lainnya. Dengan mengenakan seragam baju putih, para alumnus yang sudah 30 tahun “berpisah” itu tampak antusias mengikuti acara lomba. Gelak tawa pun memecah suasana di objek wisata terkenal di Karimun itu.

Di sela itu, juga disisipi dengan acara tukar-tukaran kado. Di mana, setiap orang diharuskan membawa kado seharga yang tak lebih dari Rp 50 ribu. Suasana heboh kembali mewarnai acara temu kangen tersebut. Kendati hadiahnya sederhana, namun mereka tampak gembira saat membukanya.

Selanjutnya, pada malam harinya, bertempat di Gedung Nasional, dilanjutkan kembali dengan acara ramah-tamah dengan mantan guru dan tamu undangan lainnya. Hadir di acara itu, empat orang guru eks SMAN 1 Karimun. yakni Zulfahmi, Istanto, Nurlaili, dan Yusnilizar atau dikenal dengan sebutan Bu Wis.

“Kami berharap acara reuni alumni SMA Negeri 1 Karimun Angkatan 86 ini menjadi momentum yang tak terlupakan, selain sebagai ajang silaturahmi kita bersama. Mudah-mudahan, para alumnus bisa terus memperat tali persahabatan dan bisa saling membantu jika ada alumni yang mengalami suatu musibah,” ujar Istanto, yang dulunya mengajar Fisika di SMAN 1 Karimun, dalam sambutannya.

Senada dengan Istanto, Ketua Reuni Yoking siang dan Ketua Palaksana Reuni Hartono Ratmo, mengucapkan apreasiasi terhadap seluruh almunus yang hadir di acara reuni selama dua hari tersebut.

Usai santap malam, acara dilanjutkan dengan hiburan. Suasana ceria menyelimuti Gedung Nasional pada malam itu. Para alumnus yang berdomisili di berbagai tempat itu (Jakarta, Batam, Pekanbaru, Surabaya, Bandung, Singapura, Tanjungpinang dan lainnya) secara bergantian menunjukkan kebolehan mereka dalam berolah vokal.

Acara hiburan diawali dengan penampilan Istanto yang berduet dengan pembawa acara, Mona, lewat lagu Hatimu Hatiku. Lagu yang dipopulerkan oleh Muchsin Alatas dan Titiek Sandhora itu mendapat sambutan meriah. Malam itu, sejumlah lagu di era 80-90 bergema di Gedung Nasional. Antara lain Hello, Always, I Don’t Want To Talk About It, Madu Tiga, Sweet Child O’Mine. Bahkan, suasana juga dimeriahkan dengan lagu Mandarin yang dibawakan Marice dan kawan-kawan, serta lagu dangdut.

Di ujung acara, lalu dilanjutkan dengan salam-salaman, foto bersama dan pemberian hadiah kenang-kenangan dari para alumnus kepada mantan para guru yang hadir.

“Acara reuni ini sangatlah berkesan. Semoga ke depannya, kita bisa berkumpul kembali dalam suasana bahagia,” kata Mega Soewanto, alumnus SMAN 1 Karimun yang menetap di Batam. (suc)

Respon Anda?

komentar