Dari 3.396 Perusahaan di Tanjungpinang, Baru 250 yang Ikut Jaminan Pensiun

371
Pesona Indonesia

BPJSbatampos.co.id – Layaknya Aparatur Sipil Negara (ASN), pekerja swasta juga dapat memperoleh manfaat Jaminan Pensiun (JP). Sayangnya, masih sebagian kecil saja perusahaan yang mendaftar untuk mengikuti program Jaminan Pensiun (JP) dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

“Dari total 3.396 perusahaan yang terdaftar, baru 250 perusahaan saja yang ikut Jaminan Pensiun. Jika dipersentasikan, baru sekitar 8 persen saja,” ujar Humas BPJS Ketenagakerjaan, Nicko Alfiansa, Senin (28/3).

Manfaat Jaminan Pensiun tidak hanya dapat diikuti oleh perusahaan menengah ke atas, tetapi juga oleh perusahaan mikro dan kecil.

Secara umum, Jaminan Pensiun dapat diperoleh peserta setelah membayar iuran selama 15 tahun. Tapi secara teknis dipecah menjadi jaminan pensiun hari tua, jaminan pensiun cacat, jaminan pensiun janda atau duda, jaminan pensiun anak, jaminan pensiun orang tua dan jaminan pensiun lamsam atau jaminan pensiun yang dibayarkan langsung.

Karena itu, supaya seluruh pekerja dapat merasakan manfaat Jaminan Pensiun yang telah berlaku efektif sejak 2015 lalu, Nicko berharap semua perusahaan segera mendaftar Jaminan Pensiun. “Banyak orang mengharapkan PNS karena ada jaminan pensiun. Ketika negara memberi akses melalui BPJS dan tidak dimanfaatkan tentu rugi kan,” ujarnya. (Lra/bpos)

Respon Anda?

komentar