Interkoneksi untuk Mudahkan Pelanggan di Sei Panas, Bengkong, Sengkuang dan Batu Ampar Dapatkan Pasokan Air

592
Pesona Indonesia
Tim ATB saat melakukan pekerjaan interkoneksi akhir Februari lalu untuk meningkatkan kontinyuitas pelayanan kepada pelanggan.
Tim ATB saat melakukan pekerjaan interkoneksi akhir Februari lalu untuk meningkatkan kontinyuitas pelayanan kepada pelanggan.

batampos.co.id – PT. Adhya Tirta Batam (ATB) memanjakan pelanggan di wilayah Sungai Panas, Bengkong, Tanjung Sengkuang, Batu Ampar dan sekitarnya.

“Saat ini kami sedang melakukan interkoneksi di sistem transmisi Duriangkang. Bila sebelumnya jalur ke Tanki Ozon, Batamindo dan Batu Aji disatukan, setelah intekoneksi jalur suplai air dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Duriangkang akan dilakukan secara terpisah,” ungkap Corporate Communication Manager ATB, Enriqo Moreno.

Ia melanjutkan, setelah dilakukan interkoneksi pada sistem transmisi Duriangkang, diharapkan suplai air kepada pelanggan yang selama ini belum maksimal dapat lebih handal. Kontinyuitas pelayanan kepada pelanggan yang tinggal di wilayah dengan kontur yang lebih tinggi dan lebih jauh dari IPA Duriangkang dapat lebih baik.

“Daerah Bengkong dan Tanjung Sengkuang berbukit-bukit, selain itu cukup jauh dari IPA Duriangkang. Oleh karena itu kami mencoba memisahkan antara suplai ke Tanki Ozon dengan suplai ke wilayah lain, sehingga suplai air yang dialirkan dari IPA Duriangkang lebih terfokus dan tidak terbagi-bagi,” ujarnya.

Bila sebelumnya suplai air ke Tanki Ozon hanya berkisar sekitar 250 liter/detik, ke depan setelah tahapan interkoneksi selesai dilakukan, suplai air yang dialirkan ke tanki yang memiliki kapaistas 12.000 m3 akan bertambah menjadi 800 liter/detik. Sehingga diharapkan, dengan suplai air yang lebih banyak dan lebih fokus, suplai air kepada pelanggan perusahaan air minum terbaik di Indonesia tersebut diharapkan dapat lebih handal.

“Namun kami baru selesai melakukan interkoneksi tahap satu, masih ada dua tahap lagi yang harus dilakukan. Bila sesuai rencana, manfaat interkoneksi tersebut sudah dapat dinikmati oleh pelanggan pertengahan tahun 2016 ini. Saat ini pekerjaan interkoneksi yang dilakukan akhir Februari lalu belum bisa dirasakan karena pekerjaannya belum sepenuhnya selesai,” pungkasnya. (*)

Respon Anda?

komentar