Memahami Perkembangan Teknologi

612
Pesona Indonesia

Tidak ada yang abadi kecuali perubahan itu sendiri” (anonim). Waktu terus berputar. Jaman berubah. Tidak ada yang bersifat statis di dunia ini kecuali perubahan itu sendiri. Bahkan bumi tempat berpijak pun terus berputar. Benda-benda angkasa bergerak menurut perhitungan yang tak pernah salah. Menjadi almanak bagi makhluk di muka bumi. Semuanya berubah.

Teknologi terus berkembang dari masa ke masa. Kehidupan manusia semakin dipermudah. Jika dulu perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya membutuhkan waktu berhari-hari, kini semua menjadi terasa dekat dengan hadirnya kendaraan terbang bernama pesawat.

Jika dulu komunikasi jarak jauh hanya mengandalkan keberadaan kantor pos, kini cukup dalam hitungan detik bisa langsung terhubung dengan siapapun dan di belahan bumi manapun dengan menggunakan perangkat bernama telepon genggam. Jika dulu mengetik surat dan dokumen hanya mengandalkan mesin tik, kini kehadiran komputer mempermudah segalanya.

Kehadiran teknologi tidak dapat dipungkiri. Orang-orang jenius di dunia akan selalu ada. Manusia sejatinya diciptakan tidak pernah puas. Untuk itu para pemikir tersebut akan terus berinovasi menciptakan hal-hal baru yang bertujuan untuk mempermudah kehidupan umat manusia.

Manusia dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perubahan jaman. Tak terkecuali para pelaku bisnis. Belajar dari hewan-hewan purba seperti dinosaurus yang punah akibat tidak mampu menyesuaikan diri dengan jaman yang terus berubah. Juga, belajar pada salah satu raksasa telepon genggam yang akhirnya tergerus akibat tidak mampu bersaing dengan perubahan teknologi seluler yang semakin canggih, berbasis android dan touch screen.

Teknologi diciptakan untuk memudahkan. Memangkas waktu dan jarak. Membuat segalanya menjadi lebih efisien. Karakter manusia yang bersifat terburu-buru (QS. 17:11) sangat berpengaruh terhadap perkembangan teknologi yang semakin praktis. Hal-hal yang menghemat jarak dan waktu memang akan selalu diburu. Para pelaku bisnis seharusnya memahami akan hal ini, tidak gagap teknologi.

Transportasi berbasis aplikasi
Salah satu yang menjadi ‘korban’ kecanggihan teknologi adalah bidang transportasi. Cara-cara untuk memanggil transportasi umum semakin hari semakin mudah saja. Mulai dari memanggil dengan cara berdiri di pinggir jalan, menghubungi call center melalui telepon rumah/seluler, hingga dengan cara menggunakan aplikasi berbasis internet. Dua cara terakhir memang memiliki kesamaan dalam hal efisiensi waktu dan jarak. Hanya saja, memanggil dengan menggunakan aplikasi online jauh lebih murah dan efektif.

Transportasi online semakin diburu. Terlepas dari sistem bisnis yang digunakan perusahaan transportasi berbasis aplikasi itu yang dikabarkan tidak sehat sebagaimana yang marak diberitakan di media sosial, namun kecanggihan teknologi yang semakin mempermudah segala gerak aktifitas manusia tidak dapat dipungkiri mendapatkan tempat di hati pengguna transportasi umum.

Dengan hanya membuka aplikasi lalu melakukan transaksi maka seketika transportasi yang dipesan pun datang menjemput. Praktis memang. Ditambah lagi dengan tarif yang lebih murah, setengah harga dari tarif transportasi konvensional.

Hal ini membuat para pengemudi transportasi konvensional berang. Para pengemudi taksi konvensional melakukan demo besar-besaran di jalan-jalan protokol di Jakarta pada Selasa (2/3) lalu. Mereka menolak keberadaan taksi online dan meminta pemerintah untuk segera menutup transportasi berbasis aplikasi tersebut.

Sayangnya demo ini berlangsung anarkistis.
Setiap taksi yang melintas dipaksa untuk turut berdemo. Bahkan terjadi aksi baku hantam antar pengemudi taksi konvensional dengan pengemudi transportasi online. Beberapa armada taksi rusak dilempari batu.

Perkembangan teknologi yang terus berinovasi memang berdampak pada persaingan bisnis yang semakin ketat. Tidak hanya pada bidang transportasi, tetapi juga pada bisnis lainnya. Saat ini, bisnis bukan sekadar soal uang tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang sering tak terduga.

Hidup selalu dinamis. Terus berubah sepanjang masa. Sudah saatnya para pelaku bisnis mulai bersahabat dengan teknologi. Tidak hanya menyalahkan, tetapi justru menjadikannya sebagai peluang untuk meningkatkan omset. Berkompetisi dengan kreatifitas. Bersaing secara sehat. ***

R-Fadli

Respon Anda?

komentar