Suku Uighur Siap Bergabung, Kelompok Santoso Pecah Dua

814
Pesona Indonesia
Santoso Cs
Santoso Cs

batampos.co.id — Kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Santoso cs mulai melemah. Tidak hanya ada anggotanya yang memisahkan diri, kelompok tersebut dipastikan telah terpecah menjadi dua kelompok.

Satu kelompok dipimpin Santoso dan yang lainnya dipimpin mantan anggota buron teroris itu. Polri akan berupaya memanfaatkan perpecahan tersebut untuk segera menangkap Santoso cs.

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menuturkan, perpecahan ini menguntungkan untuk Polri dan diharapkan bisa mempercepat penangkapan Santoso.

”Kalau kekuataannya melemah tentunya lebih baik,” katanya di Jakarta kemarin.

Dari dua kelompok itu, bagian besarnya masih Santoso cs. Kelompok lainnya lebih kecil dan tidak sepaham dengan Santoso. ”Kami tentu punya cara khusus untuk menangkap mereka,” paparnya.

Namun, ada ancaman yang lainnya, yakni adanya Suku Uighur dari Tiongkok yang berencana kembali bergabung dengan Santoso cs. Polri tidak tinggal diam dengan isu tersebut. Karenanya, saat ini ada upaya pengetatan pintu masuk dan keluar di Poso.

”Apalagi, diketahui ada komunikasi yang intensif antara Santoso dengan Suku Uighur tersebut,” terangnya.

Saat ini diketahui, masih ada satu orang Uighur yang membantu dalam pelarian Santoso cs. Kemungkinan besar satu orang Uighur ini yang berkomunikasi dan meminta bantuan untuk agar bergabung Santoso cs. ”Ya, tugasnya adalah seperti itu,” jelasnya.

Namun begitu, bisa jadi orang –orang dari Suku Uighur ini tidak hanya akan mendatangi Indonesia. Sebab, banyak kelompok teror lain, seperti di Filipina dan Malaysia. ”Kita belum mengetahui pasti kemana saja,’ ujarnya.

Sebelumnya, diketahui seorang anggota Santoso tertembak dan ditemukan tewas di sunga Lariang, Poso. Setelah diperiksa, ternyata pelaku teror yang tewas itu merupakan etnis Uighur. (idr/sof/jpgrup)

Respon Anda?

komentar