Anggaran Belum Jelas, Popda Kepri Terancam Batal

786
Pesona Indonesia
ilustrasi cabang olah raga
ilustrasi cabang olah raga

batampos.co.id – Hajatan Pekan Olahraga Pelajar (Popda) yang akan digelar Pemprov Kepri melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kepri terancam batal. Pasalnya, belum jelasnya pos anggaran untuk kegiatan tersebut. Padahal kegiatan dijadwalkan akan dilaksanakan pada pertengahan April mendatang di Kota Batam.

“Kita sudah berapa kali rapat, tapi anggarannya belum ada. Padahal kegiatan akan dilaksanakan pada pertengahan April nanti di Batam,” ujar sumber terpercaya Batam Pos di internal Dispora Kepri, Selasa (29/3).

Terancamnya annual iven khusus pelajar tersebut, lebih disebabkan tidak adanya ketegasan dari Kadispora Kepri, Doli Boniara. Apalagi Dispora Kepri juga terkena imbas penyesuaian anggaran, karena defisit yang dialami oleh Pemprov Kepri. Masih informasi yang didapat dilapangan, meskipun sudah beberapa kali menggelar rapat, tetapi belum sekalipun dipimpin oleh Kadispora Kepri.

Terkait hal ini, Ketua Panitia Pelaksana POPDA VI, Bambang Suwastyo yang juga merupakan Kabid Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dispora Kepri tersebut, enggan untuk berkomentar terkait persoalan keuangan yang sedang dihadapi panitia. Menurutnya, yang berhak untuk menyampaikan penjelasan itu adalah Kadispora langsung. Ia juga membenarkan, kalau kegiatan Popda ke VI tahun 2016 ini akan digelar pada 13 April mendatang.

“Waktu kita memang semakin sempit. Tapi kami tetap berupaya, kegiatan tersebut digelar sesuai dengan jadwal yang sudah disusun,” jelas Bambang

Bambang menyebutkan, penyelenggaraan POPDA VI ini tidak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Masih ada 10 cabor yang diperlombakan. Mulai dari atletik, silat, renang, tenis meja, tenis lapangan, sepak bola, voli, bulu tangkis, dan sepak takraw.

“Tujuh Kabupaten/Kota di Provinsi Kepri sudah menyatakan keikutsertaannya. Dalam waktu dekat ini, kami akan menggelar rapat untuk mematangkan kegiatan,” ungkapnya.

Sementara itu, pemerhati olahraga di Provinsi Kepri, Endi Maulidi berharap Popda Kepri ke VI dikemas dengan sebaik-baiknya. Karena iven tersebut menjadi wadah bagi atlet pelajar di Provinsi Kepri untuk terus berkembang. Apalagi mereka-mereka yang bertanding nanti, juga dipersiapkan untuk iven pelajar tingkat nasional.

“Atlet-atlet pelajar merupakan generasi penerus. Pemerintah memang bertanggungjawab melakukan pembinaan. Sehingga sangat disayangkan, kalau Popda ke VI sampai batal dilaksanakan,” tegas Endi Maulidi. Masih informasi dilapangan, kegiatan yang digelar dari 14 April sampai 20 April 2016 tersebut membutuhkan anggaran sekitar Rp1 miliar.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar