Hutan Lindung Seluas 15 Hektare Ludes Dilalap Api di Bintan

629
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Hutan lindung seluas 15 Hektare (Ha) di Kampung Senggiling, Desa Sri Bintan, Kecamatan Teluk Sebong ludes dilalap api, Selasa (29/3) sekitar pukul 12.00 WIB. Diduga hutan lindung ini sengaja dibakar oleh orang tak dikenal untuk membuka lahan pertanian.

“Ketika sedang asik bekerja di perkebunan cengkeh, saya melihat semak belukar tak jauh dari perkebunan ini sudah terbakar. Namun tak melihat ada seseorang yang membakar lahan tersebut,” ujar salah satu pekerja perkebunan cengkeh milik PT Bisnisindo Nugraha Pratama (NBP), Wawan, di lokasi.

Saat api mulai menjalar secara bertahap melalap semak belukar tersebut, lanjutnya ia sempat berusaha memadamkannya dengan air seadanya. Namun usahanya tak membuahkan hasil. Malah kobaran api semakin tinggi. Bahkan api sudah menghanguskan pohon-pohon tinggi.

Melihat kobaran api semakin meluas, sambungnya, ia langsung melaporkan kejadian ini kepada Ketua RT 002, Suharjo. Selanjutnya pihak RT menginformasikan hal ini ke Polsek Bintan Utara.

“Setengah jam kemudian, tepatnya pukul 12.30 WIB. Polisi datang ke TKP dan melakukan pemadaman kebakaran bersama warga setempat,” katanya.

Sementara Kanit Binmas Polsek Bintan Utara, Iptu Eko Budianto membenarkan adanya musibah kebakaran hutan. Bahkan dirinya ikut berusaha memadamkan kobaran api bersama warga setempat dengan cara mengangkat air dari dam di lokasi kejadian.

“Kita lakukan pemadaman secara manual yaitu angkat air dengan ember untuk memadamkan kobaran api tersebut. Kita terpaksa lakukan ini karena tim Pemadam Kebakaran (Damkar) UPT Bintan Utara tak kunjung tiba padahal sudah diinformasikan,” katanya.

Memang pemadaman kebakaran yang dilakukan secara manual antara pihak kepolisian dengan warga tak membuat kobaran api langsung padam begitu saja. Api justru kian membesar apalagi disulut angin kuat, sehingga api sulit dipadamkan.

Namun sekitar pukul 13.45 WIB, lanjutnya kondisi di lapangan langsung berubah ketika mobil Damkar UPT Bintan Utara tiba. Mobil yang mengangkut 5.000 liter air itu langsung memasang pipa serta menghidupkan mesinnya sehingga menyemburkan derasan air yang kencang ke titik api.

“Empat unit mobil Damkar dikerahkan, sekitar pukul 16.00 WIB api mulai padam. Hutan yang ludes dilalap api ini berkisaran 15 Ha,” ungkapnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar