Gaji Honorer Pemko Batam Diserahkan ke Tiap Dinas

1493
Pesona Indonesia
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos.co.id – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan telah membahas kejelasan nasib ribuan tenaga honorer dengan Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) atau dinas masing-masing di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

Begitu juga, untuk penggajian honorer yang sudah terlanjur bekerja diserahkan pada institusi yang mempekerjakan honorer tersebut.

“Dikembalikan pada dinas masing-masing, kalau sudah bekerja, janganlah jadi persoalan,” kata Amsakar, kemarin.

Menurut Wakil Wali Kota, status honorer itu rumit lantaran tak masuk dalam kategori Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) seperti yang diatur dalam Undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Merujuk aturan yang sama, P3K direkrut melalui pengumuman resmi oleh suatu instansi pemerintahan terkait kebutuhan pos tenaga teknis yang diperlukan. Kenyataannya, perekrutan honorer di lingkungan Pemko Batam tak melalui prosedur tersebut.

“Jadi honorer yang ada saat ini masuk kategori buruh,” ujar Amsakar.

Namun di sisi lain, sambung Amsakar, honorer itu terlanjur direkrut dan bekerja di salah satu instansi di Pemko Batam. Karena itu, pihaknya mengklaim mencari solusi atas polemik status honorer berikut persoalan gaji yang belum dibayarkan sejak beberapa bulan lalu.

“Kita dalam posisi menyelesaikan persoalan yang ada,” katanya.

Sementara itu, Kabag Humas Pemko Batam, Ardiwinata mengatakan gaji bagi para honorer sebagian sudah dibayarkan. Itu berlaku bagi yang telah melewati persyaratan dan ketentuan yang ada.

“Kalau sudah selesai diverifikasi dan tidak ada masalah soal kinerja maupun disiplin, gajinya dianggarkan di dinasnya dan diikat kontrak,” sebut Ardi.

Kabag Humas menyebut dinas yang sudah membayar gaji bagi honorer misalnya di Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Batam.

Hanya saja, untuk beberapa dinas yang belum membayarkan gaji bagi para honorer, Ardi katakan bisa saja masih ada kendala yang dihadapi. Misalnya, terkait banyaknya jumlah honorer yang mesti didata untuk penggajiannya.

“Misalnya seperti di Dinas Pendidikan, karena honorer banyak mungkin saja belum,” katanya.

Meski begitu, Pemko Batam menekankan agar hak para pekerja itu segera ditunaikan oleh masing-masing instansi.

“Setelah syarat-syarat itu dipenuhi, sesegera mungkin untuk dibayar gajinya,” kata Kabag Humas. (rna)

Baca juga:

Sampai Saat Ini Ribuan Honorer Pemko Batam Hanya Terima Amprah Gaji

DPRD Batam Minta Pemerintah Tuntaskan Masalah Tenaga Honor

Respon Anda?

komentar