Giliran Jaksa Sebut Pembelaan Wardiaman Keliru

1534
Pesona Indonesia
Wardiaman Zebua saat sidang pembacaan eksepsi di PN Batam, Selasa (29/3/2016). Foto: yashinta/batampos
Wardiaman Zebua saat sidang pembacaan eksepsi di PN Batam, Selasa (29/3/2016). Kamis (31/9/2016) Wardiaman kembali disidang dengan agenda pembacaan replik oleh JPU. Foto: yashinta/batampos

batampos.co.id -Gayung bersambut terjadi pada persidangan Wardiaman Zebua, terdakwa kasus pembunuhan Dian Milienia Trisna Afiefa alias Nia di Pengadilan Negeri Batam.

Pada persidangan kedua, pengacara Wardiaman saat membacakan eksepsi atau pembelaan setebal 10 halaman, menyebut tuntuan jaksa penuntut umum (JPU) tidak jelas alias kabur.

Sebaliknya, pada persidangan ketiga yang dipimpin hakim Zulkifli, Kamis (31/3/2016), giliran JPU Wawan Setiawan yang membantah semua eksepsi yang dijabarkan kuasa hukum terdakwa Wardiaman pada sidang sebelumnya.

Poin-poin yang dijabarkan melalui eksepsi telah masuk kepada pokok perkara dan tidak berhubungan dengan dakwaan jaksa.

“Surat dakwaan yang telah dibacakan terhadap terdakwa Wardiaman sudah jelas,” tegas Jaksa Penuntut Umum, Wawan.
Maka dari itu, JPU meminta kepada majelis hakim untuk mempertimbangkan surat dakwaan tersebut dan memutuskan bahwa surat dakwaan tersebut telah sah.
“Kami meminta kepada majelis hakim untuk dapat mempertimbangkannya dan menjadikan surat dakwaan tersebut menjadi dasar dalam persidngan ini,” lanjut Wawan.
Setelah mendengarkan jawaban dari JPU yang berisikan penolakan terhadap anggapan kuasa hukum Wardiaman yang mengatakan bahwa surat dakwaan yang dibacakan JPU tidak jelas. Ketua majelis hakim Zulkifli pun kembali menunda sidang hingga 5 April 2015 mendatang dengan agenda Putusan Sela. (eggi)

Respon Anda?

komentar