Hatanto, Mantan Dubes Norwegia Pimpin BP Batam

9457
Pesona Indonesia
Kepala BP Batam yang baru, Hatanto Reksodipoetro. Foto: istimewa
Kepala BP Batam yang baru, Hatanto Reksodipoetro. Foto: istimewa

batampos.co.id – Mantan Duta Besar RI untuk Norwegia, Hatanto Reksodipoetro akhirnya dipercaya oleh Dewan Kawasan (DK) Batam untuk memimpin Badan Pengelola (BP) Batam, menggantikan Mustofa Widjaja.

Alumni Universitas Indonesia (UI) dan Harvard University itu dipilih dalam rapat DK yang hadiri seluruh anggota dan para menteri terkait di kantor Kemenko Perekonomian di Jakarta, Rabu (30/3/2016) petang.

Sementara Wakil BP Batam dipercayakan kepada Agus Tjahajana. Agus menggantikan Jon Arizal.

Posisi deputi masing-masing; Deputi satu petinggi di Kementerian Keuangan yang namanya akan diumumkan beberapa hari kedepan; Deputi dua Junino Yahya; Deputi tiga Rc Eko Santoso Budianto; Deputi empat Purba Robert Mangapul Sianipar; dan Deputi lima Gusmardi Bustami.

“Ini sesuai dengan arahan Bapak Presiden Jokowi, bahwa yang memimpin BP Batam dan para deputi harus dari kalangan profesional,” ujar Ketua DK, Darmin Nasution.

Darmin yakin Hatanto, Agus, dan para deputinya akan mampu membawa Batam menjadi lebih baik, karena memiliki pengalaman, mengerti bisnis, dan relasi internasional sangat baik.

Sekadar diketahui, Hatanto pernah menjadi Dubes RI di Oslo, Norwegia tahun 2002. Dia aktif memimpin Delegasi RI ke berbagai perundingan, baik bilateral, regional (APEC dan ASEAN), maupun multilateral (WTO) di berbagai negara di luar negeri.

Kemudian ia pernah menjabat Sekjen Departemen Perdagangan di Kementerian Perdagangan di era Mari Elka Pangestu atau periode 2004-2009. Tetapi kemudian dia mengundurkan diri pada 2008.

Sementara Agus juga punya pengalaman yang luas di bidang investasi. Agus pernah menjabat sebagai Sekjen di Kementerian Perindustrian. (inf/nur)

Baca Juga:
> Mantan Dubes dan KASAL Calon Kuat Kepala BP Batam
> Penetapan Pimpinan Baru BP Batam Ditunda
> Hari Ini BP Batam Punya Pimpinan Baru
> Soerya: Kalau Ditugaskan (di BP Batam), Ya Terima, Itu Pengabdian
> Siap-Siap Pindah ke Zona KEK, 5 Tahun Lagi FTZ Batam Dihapus
> 1.084 Perusahaan di Batam Berada di Area Pemukiman
> Ini Gambaran Properti di Zona KEK Batam
> Batam Jadi KEK, WNA Boleh Milik Properti
> Salah Satu Calon Pimpinan BP Batam Berpangkat Jenderal
> FTZ Beralih ke KEK, Kapolri: Jangan Sebar Isu yang Membuat Investor Takut
> Ini Model Kawasan Ekonomi Khusus Batam
> UWTO Bakal Dihapus, Menteri ATR/BPN: Tak Boleh Ada Dua Pungutan
> HPL Diambil Alih DK Batam, Lahan Mangkrak Disita
> Badan Pengusahaan Batam Berubah Jadi Badan Pengelola Batam
> Ini Kriteria Pimpinan BP Batam yang Diminta Jokowi
> Personel BP Batam Bakal Tak Ada dari Kepri
> Negara Lain Belajar dari Batam, Sukses, Eh, Batam Malah Tertinggal
> Audit BP Batam Harus Menyeluruh, Jika Tidak KPK Masuk
> Ketua DK Pastikan Pimpinan BP Batam Orang-Orang Profesional
> Ketahuilah, Indonesia Tertinggal dari Vietnam
> Mendagri Janjikan Perubahan ke KEK untuk Kesejahteraan Masyarakat Batam

Respon Anda?

komentar