Komputer Kurang, Internet Minim, UN di Natuna Masih Manual

652
Pesona Indonesia
Ujian Nasional
Ujian Nasional

batampos.co.id – Kepala Bidang Pendikan Menengah Dinas Pendidikan Pemkab Natuna Sudirman mengatakan, pelaksanaan ujian nasional tingkat SMA sederajat tahun 2016 ini masih secara manual.

Dinas pendidikan, kata Sudirman, belum mampu menyelenggarakan ujian nasional secara online seperti di daerah lain. Beberapa faktor yang penghambat, diantaranya kondisi masih minimnya sarana dan prasarana dan terbatasnya jaringan telekomunikasi yang menjangkau.

“Tahun ini, ujian nasional tetap dilaksanakan secara manual. Natuna belum mampu menggunakan sistem online, sarananya masih minim,” tegas Sudirman, Rabu (30/3).

Dikatakan Sudirman, Natuna terdiri 12 kecamatan dan secara geografisnya sebagian besar terpisah lautan. Sementara layanan telkom hanya berada di Pulau Bunguran, itu pun hanya menjangkau di Kecamatan Bunguran Timur.

“Jadi hanya di SMA sederajat di Kecamatan Bunguran Timur terpasang layanan internet sekolah,” kata Sudirman.

Sementara sekolah di kecamatan lain, sambung Sudirman, tidak memiliki layanan internet. Dinas pendidikan hanya memasang layanan internet satelit di kantor UPTD, jaraknya cukup jauh dari sekolah.

Selain itu sebut Sudirman, terdapat alasan lain ujian nasional masih manual. Yakni jumlah komputer di sekolah masih terbatas. Tidak seimbang dengan jumlah siswa yang akan mengikuti ujian nasional.

“Misalnya di SMAN 1 Bunguran Timur, komputernya hanya beberapa unit, peserta unasnya ada ratusan. Jadi komputer hanya bisa difungsikan pengenalan dasar,” ujar Sudirman.

Memang ujian nasional secara manual, kata Sudirman, rawan kecurangan. Khusus tahun ini kepala sekolah sudah dipanggil untuk diingatkan tidak ada lagi membantu meluluskan siswa.

“Ujian nasional tahun ini harus ada prestasi yang jujur,” kata Sudirman.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar