Pesawat Target Rudal Ditemukan Mengapung di Laut Batam

1826
Pesona Indonesia
Kapolda Kepri  Brigjen Pol Sam Budigusdian melihat Banshee Target, pesawat target rudal yang ditemukan mengapung di perairan Philips, Kamis siang (31/3/2016). Foto: eggi/batampos.co.id
Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian melihat Banshee Target, pesawat target rudal yang ditemukan mengapung di perairan Philips, Kamis siang (31/3/2016). Foto: eggi/batampos.co.id

batampos.co.id – Pesawat Banshee Target atau pesawat kecil tanpa awak yang sengaja dibuat untuk dijadikan target tembak rudal saat latihan perang ditemukan mengapung di laut Batam, Kamis (31/3/2016) pukul 11.00 WIB.

Pesawat target buatan Inggris itu pertama kali ditemukan oleh kapal feri Pintas Samudra 9 saat berlayar dari pelabuhan Ferry International Batam Centre menuju pelabuhan Stulang Laut Malaysia.

Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian mengatakan, pesawat target berwarna orange itu ditemukan di Selat Philips. “Tapi masih dalam teritorial Indonesia,” ujarnya.

Pesawat target dengan nomor seri 6217TI itu lagsung dibawa ke Mapolda Kepri.

Pesawat target itu sama persis dengan yang ditemukan tahun 2012 lalu. “Tapi nanti akan kita teliti lagi bersama teman-teman dari Lanud Tanjungpinang,” kata Kapolda.

Jenis Banshee Target yang ditemukan di Perairan Batam, Kamis (31/3/2016). Foto: istimewa
Jenis Banshee Target yang ditemukan di Perairan Batam, Kamis (31/3/2016). Foto: istimewa

Wikipedia melansir, Banshee sendiri pertama kali dikembangkan oleh perusahaan bernama Target Technology Ltd, yaitu perusahaan yang mengkhususkan diri menyediakan komponen mesin ringan untuk drone. Perusahaan ini sudah memproduksi drone sejak tahun 1983.

Awalnya hanya melayani kebutuhan Angkatan Darat Inggris. Pesawat ini dijadikan objek latihan untuk menguji akurasi sasaran tempat rudal-rudal produksi Inggris. Sehingga, saat perang nyata, rudal-rudal tersebut akurasinya bisa mencapai 100 persen saat menembak pesawat musuh.

Tak hanya untuk menguji akurasi rudal, Banshee Target juga digunakan militer Inggris untuk menguji akurasi radar-radar yang mereka miliki.

Pada perkembangannya, Banshee Target ini dikembangkan dalam beberapa tipe.  Ada Banshee 300-Sea skimmer yang dikembangkan sejak tahun 1988, ada Banshee 400-Reconnaissance yang dikembangkan sejak tahun 2001, dan paling canggih Jet Banshee-drone yang memiliki kecepatan tinggi.

Perkembangan tipe pesawat target itu, juga mengikuti perkembangan teknologi rudal. Rudal-rudal dengan daya jelajah jauh dan kecepatan tinggi, juga membutuhkan ujicoba target bergerak yang kecepatannya tinggi.

Selain itu, juga mengikuti perkembangan teknologi pesawat tempur yang kian hari kian canggih dan memiliki kecepatan yang lebih baik serta anti radar.

Pada perjalanannya, bukan hanya militer Inggris yang membutuhkan Banshee Target ini. Lebih dari 40 negara sudah membeli pesawat target ini untuk menguji kemampuan dan akurasi tembak persenjataan mereka. Namun, dari 40 daftar negara itu, tidak ada nama Indonesia.

Diduga Banshee Target yang ditemukan di perairan Batam itu milik negara lain yang menggelar latihan di wilayah udara Indonesia.

Tak menutup kemungkinan milik negara tetangga (Singapura) atau sekutunya yang memang menguasai wilayah udara Kepri hingga Natuna dan mendekati Bangka Belitung. Mereka memiliki kewenangan latihan perang, meski tanpa izin Indonesia.

Banshee sebagian besar dari bahan komposit (Kevlar dan glass-reinforced plastic) dengan tailess sayap delta Platform. Model pertama menggunakan 26 hp 342 cc Normalair-Garrett dua silinder dua-stroke mengemudi baling-baling pendorong.

Kinerja adalah 35-185 kt dengan daya tahan 1-3 jam. Kontrol penerbangan menggunakan dua elevons.

Banshee Target dirancang untuk mengapung di permukaan air. Foto: istimewa
Banshee Target dirancang untuk mengapung di permukaan air. Foto: istimewa

Banshee ini dirancang untuk mengapung, sehingga saat kehabisan daya pendorong bisa mendarat di permukaan air dan bisa diambil untuk digunakan kembali setelah melalui perbaikan beberapa bagian.

Pesawat ini dilengkapi perangkat radar, alat perekam, kamera pengintai, dan perangkat teknologi lainnya. (eggi/nur)

Respon Anda?

komentar