Pilkada Usai, KPU Harus Kembalikan Dana Sisa Pelaksanaan Pilkada Rp 2,5 Miliar

872
Pesona Indonesia
Ketua KPU Karimun Ahmad Sulthon. foto:sandi/batampos
Ketua KPU Karimun Ahmad Sulthon. foto:sandi/batampos

batampos.co.id – Pelaksanaan Pilkada serentak di Kabupaten Karimun telah selesai, Bupati dan Wakil Bupati Karimun terpilih, Aunur Rafiq-Anwar Hasyim pun resmi dilantik Oleh Gubernur Kepri pada Rabu (23/3) pekan lalu. Dengan ini tugas dari KPU sebagai penyelenggara pesta demokrasi telah selesai.

”Memang, tugas kita (KPU) sebagai pelaksana pemilihan kepala daerah sudah selesai. Hanya saja, saat ini pekerjaan kita untuk laporan penggunaan dana hibah yang kita terima dari Pemerintah Kabupaten Karimun harus dipertanggungjawabkan. Untuk itu, saat ini semua laporan pertanggungjawaban telah selesai, sehingga terdapat sisa anggaran dana hibah sebesar Rp 2,5 miliar lebih atau tepatnya Rp2.564.756.676 harus kita kembalikan,” ujar Ketua KPU Kabupaten Karimun, Ahmad Sulthon, Rabu (30/3).

Dikatakannya, total dana hibah yang diterima KPU dari APBD 2015 sebesar Rp 9.774.990.800. Terhitung sejak Senin (28/3) jumlah dana yang telah digunakan sebesar Rp 7.210.234.124. Sehingga, ada sisa Rp 2,5 miliar lebih. Sesuai dengan ketentuan, maka dana hibah tersebut harus dikembalikan ke kas daerah. Untuk pengembalian, kemungkinan akan dilakukan secara resmi dalam waktu dekat.

”Tidak hanya dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Karimun dalam rangka pemilihan bupati dan wakil bupati saja yang akan dikembalikan. Tapi, dana hibah yang bersumber dari APBD Provinsi Kepri untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur juga terdapat sisa pada tanggal yang sama. Jumlah dana hibah dari Provinsi Kepri sebesar Rp 5.669.531.000 dan realisasi dari penggunaannya sebesar Rp 5.070.898.580. Terdapat sisa sebesar Rp 598.632.420. Kita sudah koordinasi dengan KPU Provinsi Kepri untuk pengembalian ini,” papar Sulthon. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar