Tahun Ini, Mobilitas Warga Hinterland Akan Lebih Mudah Karena Bus Trans Batam

720
Pesona Indonesia
Warga Batam saat menggunakan Bus Trans Batam jurusan Sekupang-Jodoh. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
Warga Batam saat menggunakan Bus Trans Batam jurusan Sekupang-Jodoh. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Trans Batam satu-satunya angkutan massal yang dimiliki Batam saat ini. Meski diakui, jumlahnya masih sangat terbatas. Tetapi angkutan nan murah ini diharapkan bisa sampai ke hinterland seperti Rempang Galang. Ini untuk mempermudah mobilitas warga hinterland. Juga untuk meningkatkan pariwisata di daerah Rempang Galang.

“Memang trayek Tembesi-Galang sudah kita rencanakan dan masuk dalam Koridor 11 yang akan kita realisasikan tahun ini,” kata Madian, kepala UPT Trans Batam, Rabu (30/3).

Madian mengatakan semua jalan utama di penjuru Batam ini memang diproyeksikan untuk dilalui Trans Batam. Tetapi tidak menutup kemungkinan trayek Tembesi-Galang ini akan diutamakan.

“Semua tergantung kebutuhan. Sama dengan yang ada sekarang ini. Kita akan sesuaikan juga dengan jumlah angkutan yang ada,” katanya.

Dalam jangka waktu lima tahun kedepan, ada sebelas koridor yang akan dibuka yakni koridor satu adalah Sekupang-Batamcenter, Koridor dua Tanjung Uncang-Batamcenter, Koridor tiga Sekupang-Jodoh, koridor empat Tancunguncang-Sekupang, Koridor lima Batamcenter- Jodoh, Koridor enam Batamcenter-Tanjungpiayu, Koridor tujuh Batamcenter-Nongsa, Koridor delapan Jodoh-Punggur, koridor sembilan Jodoh-Nongsa, Koridor sepuluh Nongsa-Punggur dan koridor sebelas adalah Tembesi-Galang.

Saat ini baru ada lima koridor yang beroperasi dengan jumlah bus 48 unit. Koridor tersebut adalah koridor satu Sekupang-Batamcenter ada sekitar 12 bus, koridor dua Tanjunguncang-Batamcenter sebanyak 10 bus, Koridor tiga Sekupang-Jodoh sebanyak 10 bus, koridor lima Batamcenter-Jodoh sebanyak 9 bus, dan koridor enam Batamcenter-Tanjungpiayu sebanyak 7 bus.

Werton P, anggota komisi III DPRD Kota Batam mengatakan trans Batam ini memang penting untuk melintasi daerah Galang. Di mana menurutnya, mobilitas ke Rempang-Galang sudah termasuk tinggi. Mengingat di sana juga banyak destinasi wisata yang ramai dikunjungi warga.

“Selama ini banyak warga Batam yang enggan ke Jembatan Satu, atau ke eks Camp Vietnam atau wisata pantai karena angkutan tak ada,” katanya.

Menurutnya, dengan dibukanya nanti Trans Batam ke Galang, maka wisata Batam di daerah tersebut akan lebih tereksplor. Ia berharap pemerintah Kota Batam bisa mempercepat pembukaan trayek tersebut.

“Sebenarnya ini sudah mendesak. Kita memang sangat butuh angkutan ke sana. Kalau di daerah mainland memang menjadi keharusan,” katanya. (ian)

Respon Anda?

komentar