Umar: Tolong Bikin Kapal Ini Baik-Baik, Kami akan Bangun Seratus Kapal Lagi

1298
Pesona Indonesia
Plt Dirjen Perhubungan Laut Umar Aris melakukan pemotongan pita yang menandai pereemian pembuatan kapal di PT MOS  Karimun, kemarin. foto: tri haryono/batampos
Plt Dirjen Perhubungan Laut Umar Aris melakukan pemotongan pita yang menandai pereemian pembuatan kapal di PT MOS Karimun, kemarin. foto: tri haryono/batampos

batampos.co.id – PT Multi Ocean Shipyard (MOS) Kabupaten Karimun dipercaya mengerjakan dua unit kapal kelas I Kenavigasian Kementerian Perhubungan. Pengerjaan proyek bernomor H 7015 dan 7016, ditandai dengan peletakan lunas oleh Plt Dirjen Hubla Umar Aris, Rabu (30/3) kemarin.

Pengerjaan proyek dua unit kapal navigasi yang dikerjakan PT MOS menghabiskan anggaran sebesar Rp247 miliar, dan diperkirakan selesai tahun 2017 mendatang atau selama 660 hari kalender. Selanjutnya, kapal navigasi dengan panjang 60 meter dan tinggi 47 meter, dan lebar 12 meter ini, ditempatkan di Distrik Navigasi Kelas I Tanjungpinang, dan Distrik Navigasi Kelas II Semarang.

“Jadi, tolong bapak bikin kapal ini baik-baik. Karena kami akan membangun seratus kapal lagi,” ungkap Umar Aris yang ditujukan kepada Pimpinan PT MOS Hartono.

Sebagaimana fungsi yang ada di Direktorat Perhubungan Laut disebutkan Umar, meliputi fungsi angkutan pelayaran. Untuk fungsi angkutan pelayaran ini, diperlukan kapal angkutan barang dan orang sebanyak-banyaknya.

“Untuk memenuhi angkutan orang dan barang, kami memerlukan kapal sebanyak-banyaknya. Jadi, bapak jangan hanya ahli untuk kapal navigasi, tapi juga kapal-kapal untuk mengangkut orang,” ingat Umar.

Selanjutnya fungsi kepelabuhanan dan fungsi keselamatan pelayaran. Berbicara mengenai kapal navigasi, maka ini merupakan instrumen atau bagian daripada fungsi keselamatan pelayaran.

“Untuk mengetahui alur pelayaran itu aman atau dapat dilalui, tentu harus ada rambu-rambu navigasi sebagaimana dari kapal yang baru kita bangun ini,” papar Umar.

Sementara Pimpinan PT MOS Hartono mengapresiasi Dirjen Hubla yang telah mempercayakan pada perusahaannya untuk membangun kapal navigasi kelas I sebanyak dua unit. Selain itu, juga menjadi motivasi bagi PT MOS dalam ikut menyukseskan program nasional di sektor kemaritiman.

“Adanya proyek pengerjaan kapal navigasi milik Dirjen Hubla ini, tidak hanya menjadi motivasi bagi kami untuk melakukan yang terbaik. Apalagi pengerjaan proyek lebih banyak memberdayakan tenaga kerja lokal yang jumlahnya mencapai 2.000 orang,” papar Hartono.

Hal senada juga disampaikan Bupati Karimun Aunur Rafiq atas pengerjaan proyek yang lebih banyak menggunakan tenaga kerja lokal. “Ini merupakan suatu kebanggaan bagi Kabupaten Karimun karena putra-putra terbaik dipercaya untuk membangun kapal navigasi kelas I milik Dirjen Hubla,” papar Rafiq.

Usai penyampaian sambutan, baik Plt Dirjen Hubla, Bupati, dan pimpinan PT MOS melakukan peletakan lunas atau keel laying yang ditandai dengan pengelasan secara bersamaan. Keel laying merupakan langkah awal dari pengerjaan proyek pembangunan kapal. (enl/bpos)

Respon Anda?

komentar