Untuk Perbaikan Kualitas, Madrasah Swasta Digelontor Rp 13 Miliar

535
Pesona Indonesia
Kakanwil Kemenag Provinsi Kepri, Marwin Jamal saat mengunjungi salah satu madrasah. foto:istimewa
Kakanwil Kemenag Provinsi Kepri, Marwin Jamal saat mengunjungi salah satu madrasah. foto:istimewa

batampos.co.id – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau punya komitmen tinggi dalam menaikkan kualitas dan daya saing madrasah swasta. Selama tahun 2015 kemarin, tak kurang telah digelontorkan dana sebesar Rp 13 miliar bagi seluruh madrasah swasta yang ada di Kepri.

“Kami mengharapkan bantuan itu membuat kualitas madrasah semakin baik dari tahun ke tahun,” kata Kepala Kantor Kemenag Wilayah Kepri, Marwin Jamal, kemarin.

Berdasarkan data bantuan madrasah swasta tahun 2015 yang diterima media ini, sebanyak Rp 13,44 miliar telah direalisasikan dalam berbagai bentuk kegiatan mulai dari rehab ringan, rehab sedang, rehab berat, pembangunan ruang kelas belajar dan pengadaan meubeleir. Bantuan tersebut disebar ke lebih dari 100 Raudhatul Athfal (RA) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA).

Di Kabupaten Bintan tujuh madrasah dibantu untuk pengadaan alat laboratorium bahasa, pengadaan meubeleir, RKB, rehab berat, rehab sedang dan pembangunan perpustakaan yang memang sesuai dengan kebutuhan madrasah masing-masing. “Jumlah bantuan madrasah di Bintan terealisasi sekitar Rp 947 juta,” ungkap Marwin.

Di Kota Tanjungpinang lima madrasah dan raudhatul athfal menerima bantuan. Di antaranya untuk bantuan meubeleir majelis guru, pembangunan drinase madrasah, dan rehab sedang dengan jumlah bantuan sekitar Rp 360 juta.

Di Kota Batam sebanyak 47 madrasah dan raudhatul athfal menerima bantuan untuk berbagai keperluan seperti pengadaan alat labor computer, meubeleir, sarana olah raga madrasah, RKB, rehab berat, dan rehab sedang dengan jumlah anggaran Rp 6,095 miliar.

Di Kabupaten Karimun 20 madrasah dan RA mendapatkan bantuan untuk pengadaan meubeleir, pembangunan ruang majelis guru, RKB, rehab berat, rehab sedang, dan pembangunan ruang perpustakaan. Adapun jumlah bantuan yang tersalurkan sebanyak Rp 2.812.000.000. Di Kabupaten Lingga delapan madrasah mendapatkan bantuan untuk rehab berat, rehab sedang, pembangunan perpustakaan madrasah, dan RKB dengan jumlah bantuan Rp 1.545.000.000.

Sedangkan di Kabupaten Natuna 13 madrasah dan RA mendapatkan bantuan untuk pembangunan pagar, pengadaan meubeleir, rehab berat, perpustakaan, dan rehab sedang dengan jumlah bantuan yang tersalurkan sebanyak Rp 1.681.000.000,.

Ketika memonitoring realisasi bantuan, Marwin mengharapkan bantuan yang telah diberikan dapat digunakan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan Islam. “Pergunakan dengan optimal dan jaga dengan baik aset yang telah dibangun,” pesannya.

Karena diwaktu hadapan, sambung Marwin, bukan tidak mungkin ada lagi sejumlah bantuan yang bisa diperoleh guna perbaikan kualitas madrasah se-Kepri. Dan Marwin siap memperjuangkan itu. “Kami masih mengupayakan lagi bantuan dari pusat. Kalau semuanya bisa terserap secara maksimal, pasti juga memberikan hasil yang baik,” pungkasnya. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar