Besok, BMTI dan Paguyuban Se kota Batam Gelar Donor Darah di Mega Mall

1626
Pesona Indonesia
Para pengurus organisasi dan paguyuban Se kota Batam berfoto bersama. Foto: Iman Wachyudi/ batampos.co.id
Para pengurus organisasi dan paguyuban Se kota Batam berfoto bersama. Foto: Iman Wachyudi/ batampos.co.id

batampos.co.id – Barisan Muda Tionghoa Indonesia (BMTI) bersama organisasi dan paguyuban Se kota Batam akan mengadakan aksi sosial donor darah, Sabtu (2/4) di pintu barat Mega Mall, Batamcentre.

Donor darah ini dilakukan guna memenuhi kebutuhan darah Palang Merah Indonesia Batam. Kegiatan yang bertema ‘Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Darah’ ini rencananya akan dimulai pukul 11.00 WIB dan menargetkan 150 kantong darah.

Ketua BMTI Joni Angkadjaya mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk penggalangan darah untuk kemanusiaan dan terbuka untuk umum.

“Sejauh ini kita selalu berkoordinasi dengan PMI Kota Batam untuk mengetahui ketersediaan darah, dan diketahui kebutuhan darah untuk Kota Batam cukup banyak. Mulai dari proses persalinan, kecelakaan hingga pemenuhan kebutuhan untuk kasus penyakit spesifik yang membutuhkan darah,” kata Joni di Hotel Nagoya Mansion, Lubukbaja. Jumat (1/4).

Selain donor darah, Joni juga mengatakan bahwa BMTI bersama organisasi dan paguyuban Se kota Batam telah merancang beberapa kegiatan lain seperti, baksos, pagelaran seni budaya, pemberian beasiswa kepada siswa kurang mampu dan lainnya.

“Dari pertemuan ini kami juga sudah mengagendakan beberapa kegiatan untuk kami laksanakan bersama-sama seperti baksos juga pemberian beasiswa kepada siswa kurang mampu,” katanya.

Sementara itu, Syafii Rangkuti dari Pergerakan Pewarta Publik Wajah Batam (P4-WB) mengatakan, dengan berkumpulnya organisasi dan paguyuban Se kota Batam akan menjadi kekuatan yang lebih besar dan sebagai langkah awal untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang lebih besar lagi.

“Dengan bersatunya organisasi dan paguyuban Se kota Batam maka kegiatan-kegiatan yang lebih besar untuk kepentingan masyarakat banyak tidaklah mustahil untuk dilakukan,” katanya. (iwa)

Respon Anda?

komentar