Jembatan Layang Ambruk, 15 Tewas, Ratusan Luka

425
Pesona Indonesia
Jalan layang di Kota Kolkata ambruk menimpa pengguna jalan, Kamis (31/3/2016). Puluhan tewas dan ratusan luka, Foto: getty image/www.news.com.au
Jalan layang di Kota Kolkata ambruk menimpa pengguna jalan, Kamis (31/3/2016). Puluhan tewas dan ratusan luka, Foto: getty image/www.news.com.au

batampos.co.id – Kesibukan Kota Kolkata mendadak terhenti menjelang tengah siang Kamis (31/3/2016). Jembatan layang yang sedang dalam tahap pembangunan roboh dan menimpa jalanan yang ramai di bawahnya.

Tidak kurang dari 15 nyawa melayang dan sedikitnya 150 korban terjebak puing-puing konstruksi jembatan tersebut.

”Ada lebih dari 100 orang yang dilaporkan hilang pasca insiden ini,” ucap Sersan Saurav Benerjee dari Kepolisian Kolkata.

Dia yakin mereka yang dilaporkan sebagai orang hilang itu adalah korban yang tertimbun reruntuhan. Sejauh ini, petugas sudah berhasil mengevakuasi 15 mayat dari lokasi kejadian. Saat jembatan layang tersebut ambruk, menurut Benerjee, kondisi lalu lintas di bawahnya sedang sangat ramai.

”Tragedi monumental. Operasi penyelamatan masih berlangsung,” ungkap Derek O’Brien, pejabat lokal Kolkata. Sebelum aparat mendatangkan alat berat, warga di sekitar lokasi kejadian ikut membantu proses evakuasi para korban. Dengan tangan kosong, mereka menyingkirkan puing dan menggali tanah untuk menyelamatkan para korban yang masih hidup.

Tidak hanya ikut sibuk mengevakuasi korban dari balik puing, warga di sekitar lokasi kejadian juga memberikan makanan atau minuman kepada korban. Stasiun televisi setempat menayangkan gambar sejumlah orang yang mengulurkan botol air minum kepada korban yang terjepit reruntuhan. Beberapa orang pun terlihat memberikan makanan.

Menteri Besar Kolkata Mamata Banerjee langsung mendatangi lokasi kejadian tidak lama setelah media memberitakan insiden tragis tersebut. Dia menyaksikan sendiri kekacauan di pusat keramaian dekat Girish Park itu pasca ambruknya jembatan layang. Konstruksi baja sepanjang sekitar 100 meter tampak bertumpuk di satu titik dan menimpa jalan beraspal di bawahnya.

Ramesh Kejriwal, penduduk Kolkata yang tinggal di dekat jalan layang, menyatakan bahwa lempengan baja yang ambruk tersebut baru dipasang pada Rabu malam (30/3). Dia juga merasa beruntung karena urung membeli jus di warung di dekat jembatan layang itu. ”Saya baru berpikir untuk turun ke bawah dan membeli jus ketika saya melihat jembatan layang itu ambruk,” ujarnya.

Selain 15 korban tewas, petugas mengevakuasi sedikitnya 15 korban lain yang terluka parah. ”Sebagian besar korban mengalami perdarahan hebat. Masalahnya, tidak ada yang bisa membawa ambulans sampai ke lokasi kejadian,” kata Akhilesh Chaturvedi, seorang polisi senior. Insiden itu memang membuat lalu lintas di sekitar Girish Park macet parah.

Menteri Dalam Negeri Rajnath Singh menyatakan keprihatinannya atas insiden di kawasan utara Kolkata tersebut. Dia juga mengaku telah mengerahkan tim penyelamat ke lokasi kejadian. Sayangnya, crane yang diperbantukan di lokasi kejadian tidak mampu mengangkat lempengan baja jembatan yang roboh. Maka, proses evakuasi korban yang terimpit reruntuhan pun hanya bisa dilakukan secara manual. (Reuters/AFP/CNN/jpgrup)

Respon Anda?

komentar