Kejuaraan Marching Band Batam Street Parade 2016 Berstandar International

1823
Pesona Indonesia
Display drum band Karbol Akademi AU pada peringatan HUT TNI AU di Jakarta beberapa waktu lalu. Foto: Muhamad Solihin/vivanews
Display drum band Karbol Akademi AU pada peringatan HUT TNI AU di Jakarta beberapa waktu lalu. Foto: Muhamad Solihin/vivanews

batampos.co.id – Kejuaraan Marching Band Batam Street Parade 2016, bukan ajang biasa. Kejuaraan yang baru kali pertama digelar di kota yang terletak di serambi Singapura ini menggunakan berstandar internasional.

Hal itu bisa dilihat dari dewan juri yang berasal dari WAMSB (World Asociation Marching Show Band). Dengan begitu, semua peraturannya mengacu pada peraturan yang dibuat WAMSB.

Kejuaraan kali ini mempertandingkan tiga kategori. Yaitu Street Parade, Drumbattle, dan Display.

Kepala Bidang Umum Pengurus Besar Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI), Gatut Susanta, mengatakan kegiatan di Batam ini menjadi salah satu Program PB PDBI untuk penyelenggaraan kejuaraan Marching Band.

“Ini merupakan upaya untuk menarik wisatawan. Selain itu, event ini juga menjadi sarana pembelajaran insan drum band Indonesia untuk mempersiapkan diri bertanding ke luar negeri,” ujar Gatut Susanta.

“Makanya dalam kejuaraan ini kami berupaya agar President WAMSB Souts East Asia juga bisa hadir untuk mengawasi kejuaraan ini secara langsung,” tambah Ketua Umum Sandinusa itu.

Gatut mengatakan, panitia sudah melakukan silaturahmi dengan Kapolda Kepri, Komandan Korem 033 WP dan Komandan Lantamal IV Kepri serta Kepala Dinas Pariwisata serta KONI.

“Kami mendapat dukungan positif dari semua pihak yang kami datangi,” tandas Gatut Susanta.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana, Badriya menjelaskan, pertandingan tersebut akan digelar 1 Mei 2016 di alun alun Engku Putri Batam. Kegiatan hanya dilaksanakan sehari, sesuai permintaan dari peserta.

Ia menambahkan, peserta yang menyatakan kesediannya untuk mengikuti event tersebut sudah mencapai 32 unit, baik dari Kepri maupun dari Aceh dan Medan.

“Kami berharap ada provinsi lain yang akan ikut serta mengingat animo unit luar sangat besar untuk ingin bermain di Batam,” ujar Badriya.

Technikal Meeting pertama sudah digelar di aula Dinas Pariwisata Kota Batam pada tanggal 29 Maret. Technikal meeting menghadirkan juri International WAMSB dari Jakarta, Adi Yunimon Noor dan juri Nasional WAMSB dari Aceh, Erwin Safrudin. Pengurus pusat dan pengurus provinsi PDBI Kepri serta pengurus PDBI Kota Batam juga hadir dalam kegiatan tersebut.

Kabid Program Dinas Pariwisata Kota Batam Enik Juksyowati yang mewakili Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam mendukung kegiatan positif ini.

Menurut dia, kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan generasi muda dan meningkatkan wisatawan ke Batam. Menurut dia, pesertanya semakin banyak dari luar dan semakin meningkat juga kualitasnya, sehingga peserta luar negeri banyak yang akan ikut. (bp)

Respon Anda?

komentar