Sidak, Awe Kecewa Temukan Banyak Kantor Kosong

1015
Pesona Indonesia
Bupati Lingga, Alias Wello. foto:hasbi/batampos
Bupati Lingga, Alias Wello. foto:hasbi/batampos

batampos.co.id – Salah satu poin penting dalam 100 hari kerja Bupati Linnga Alias Wello atau Awe ialah meningkatkan pelayanan dan kedisiplinan PNS dijajaran Pemkab Lingga. Namun setelah satu bulan lebih menjabat, PNS maupun PTT Lingga masih saja membolos saat jam kerja. Melihat gelagat tak sehat tersebut, Awe melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke kantor-kantor yang membuatnya kecewa, Kamis (31/3).

Bupati yang terkenal gesit dan tepat waktu ini mula-mula meninjau ruang-ruang di kantor bupati dan Satuan Perangkat Daerah (Setda) Kabupaten Lingga. Jaraknya hanya beberapa langkah dari ruang kerjanya. Ruang-ruang kosong, hanya jajaran kursi dan meja tanpa manusia yang ia temukan. Sementara sejumlah ruang seperti bagian Hukum, bagian Agraria, Bagian Pemerintahan masih terkunci meski jam telah menunjukkan pukul 14.00 WIB. Diruang lainnya, bidang Ekonomi, bidang pembangunan hanya terdapat 1 sampai 3 orang PNS saja.

“Ini baru lima jengkal dari mata, sudah tidak yang datang kerja,” kesal Awe yang baru pulang dari Pulau Berhala menemani kunjungan kerja (Kunker) Wagub Kepri, Nurdin Basirun .

Setelah melakukan sidak di kantor Setda, Awe kemudian meluncur ke kantor Dinas Pertambangan dan Energi (Distamen) Lingga. Kantor dinas ini mendapat sorotan tajam dari Awe. Pasalnya, dari 39 tenaga PNS dan PTT yang ditempatkan di sana, hanya 4 orang saja yang ada. Ruang kadis, dan bidang-bidang lainnya kosong.

“Catat namanya yang hadir. Kalian lihat sendirikan, inilah yang membuat saya kecewa,” kata Awe.

Jika kedisiplinan pegawai terus seperti ini, singgung Awe bagaimana bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kedisiplian, kata Awe adalah kunci utama menata pemerintahan yang lebih baik.

“Kecewa saya. Macam mana melayani masyarakat. Kalau kita sendiri tidak disiplin. Dari jam 13.00 WIB sampai jam 14.00 WIB kita tunggu, tidak ada juga yang datang,” kata Awe.

Melihat kondisi ini, pada Senin (4/4), Awe akan kenakan sanksi tegas kepada pelanggar disiplin. Ia akan memanggil langsung kepala dinas terkait. Selain itu, Awe juga menyorot soal taman kantor Distamben yang tidak terurus. Lalang tumbuh liar, bak kantor tak berpenghuni sebut Awe.

“Kita akan panggil kadisnya masalah disiplin ini. Kantornya juga seperti tak terurus. Meski banyak kegiatan, bukan berarti saya lupa meninjau masalah klasik ini,” tutur Awe.

Sebelum kembali ke Gedung Daerah, Awe sempat sambangi kantor Bappeda Lingga. Di sana Awe bertemu langsung M Ishak dan pegawai sedang sibuk-sibuknya. Para pegawai ramai yang hadir. “Ini bagus. Berkurang sedikit tensi saya,” canda Awe kepada M Ishak. (mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar