Zumi Zola Bakal Berkunjung, Pemprov Kepri Sekuat Tenaga Pertahankan Pulau Berhala

1254
Pesona Indonesia
Wagub Kepri Nurdin Basirun bersama warga Pulau Berhala. foto:humas pemprov
Wagub Kepri Nurdin Basirun bersama warga Pulau Berhala. foto:humas pemprov

batampos.co.id – Wakil Gubernur Kepri, Nurdin Basirun melakukan perjalanan panjang ke daerah-daerah yang ada di Kabupaten Lingga. Dalam lawatan dua hari satu malam, mantan Bupati Karimun tersebut menyempatkan diri menyambangi Pulau Berhala yang berada di wilayah Kecamatan Singkep Selatan.

Lewat silaturahmi singkat dengan masyarakat Pulau Berhala, Nurdin menyerap banyak masukan-masukan yang disampaikan masyarakat di sana. Adapun agenda utama kedatangan Wakil Gubernur Kepri tersebut adalah untuk meletakan batu pertama pembangunan Pelabuhan Pulau Berhala. Sejatinya, rencana awalnya kegiatan itu akan dihadiri langsung oleh Gubernur Kepri, Muhammad Sani. Akan tetapi, karena sesuatu hal yang tidak bisa ditinggalkan, perjalan tersebut dilaksanakan oleh Wakil Gubernur Kepri.

Dalam kesempatan itu, salah satu masyarakat di Pulau Berhala menyampaikan dalam waktu dekat ini ada rencana kunjungan yang akan dilakukan Gubernur Jambi, Zumi Zola ke Pulau Berhala, Lingga. Menyikapi hal itu, Nurdin mengatakan Pemprov Kepri sekuat tenaga akan mempertahankan kedaulatan Pulau Berhala di wilayah tritorial Provinsi Kepri.

“Yang jelas baik secara de facto maupun de jure, Pulau Berhala adalah wilayah hukumnya Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau. Kalau Gubernur Jambi ingin datang berkunjung ya silakan saja,” ujar Nurdin Basirun menjawab pertanyaan masyarakat Pulau Berhala.

Ditegaskannya juga, meskipun di Pulau Berhala ini, ada sejumlah Kepala Keluarga (KK) yang mengantongi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari Provinsi Jambi, hendaknya jangan dipersoalan ataupun dibeda-bedakan. Karena sama-sama sebagai warga negara Indonesia.

“Fasilitas apapun yang didapat masyarakat disini dari Provinsi Kepri ataupun Kabupaten Lingga, hendaknya dirasakan semua masyarakat Pulau Berhala, tanpa terkecuali,” tegas Nurdin.

Dalam kesempatan itu, Nurdin juga mengatakan setelah melihat kondisi sekitar, Pulau Berhala punya potensi besar untuk dikembangkan sebagai Desa Wisata di Kabupaten Lingga. Apalagi dengan akan dibangunnya Pelabuhan Pulau Berhala yang bisa disinggahi kapal perintis sekelas Sabuk Nusantara.

“Pak Gubernur menegaskan, pembangunan di Pulau Berhala menjadi prioritas. Atas dasar itu ia ingin pembangunan tersebut dikeroyok bersama dengan Kabupaten Lingga,” ungkap Nurdin.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Berhala, Muhammad Ali mengatakan listrik di Pulau Berhala masih belum bisa dinikmati 24 jam. Meskipun sudah ada Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kekuatan 15.000 kwh atau 15 kilo volt tersebut memang sudah dinikmati masyarakat disini.

“Alhamdulillah sejak adanya PLTS program listrik desa dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tahun 2013, kebutuhan listrik sedikit terpenuhi, meskipun hanya beberapa jam,” ujar Muhammad Ali.

Muhammad Ali juga mengapresiasi kedatangan Wakil Gubernur Kepri dan Bupati Lingga Alias Wello ke Desa Berhala. Apalagi sudah menyampaikan keinginan untuk membangunan infrastruktur untuk kesejahteraan masyarakat yang ada di Desa Berhala. Seperti akan membangunan waduk untuk persediaan air bersih bagi masyarakat.

“Memang saat musim kemarau, kami disini sangat kesulitan air bersih. Karena sumber air sangat terbatas,” ungkap Muhmmad Ali.

Disinggung berapa kepala keluarga yang masih menggunakan KTP Jambi, Muhammad Ali mengatakan ada empat kepala keluarga atau 12 jiwa. Namun demikian katanya, pihaknya tidak pernah membeda-bedakan warga tersebut. Dalam sehari-hari tetap beraktivitas seperti biasa.

Disebutkannya, di Pulau Berhala ini adalah 53 KK dengan jumlah 150 jiwa. Menurutnya Pulau Berhala menjadi destinasi wisata favorit masyarakat disaat liburan panjang maupun disaat lebaran. Masih kata Ali, saat libur lebaran ribuan masyarakat datang berwisata ke Pulau Berhala, dan menginap dirumah-rumah masyarakat.

“Untuk sarana dan prasarana wisata kita masih terbatas. Semisal rumah singgah atau sejenisnya. Memang pintu masuk kedatangan wisatawan tersebut adalah melalui Jambi,” jelasnya.

Setelah mendengarkan penjelasan masyarakat, Wakil Gubernur Kepri, Nurdin Basirun berpesan kepada masyarakat, untuk menjaga kebersihan dan ketertiban di Pulau Berhala. Ditekankannya juga, untuk tidak membuang sampah di laut. Selain itu katanya, masyarakat juga harus jeli melihat wisatawan yang datang, jangan sampai ada yang membawa narkoba masuk ke Berhala.

“Kalau ada wisatawan yang datang membawa narkoba, tangkap dan laporkan. Jangan sampai generasi disini, digerogoti oleh narkoba,” tegasnya.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar