Pemko Batam Limpahkan Pengelolaan Sampah ke Kecamatan

1102
Pesona Indonesia
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menyerahkan mobil dan motor pengangkut sampah di sela-sela acara penyerahan kewenangan pengelolaan sampah dari DKP ke kecamatan di Dataran Engku Putri, Batamcenter, Jumat (1/4)
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menyerahkan mobil dan motor pengangkut sampah di sela-sela acara penyerahan kewenangan pengelolaan sampah dari DKP ke kecamatan di Dataran Engku Putri, Batamcenter, Jumat (1/4)

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam telah menyerahkan sebagian kewenangannya dalam pengelolaan sampah kepada perangkat Kecamatan se-Kota Batam, Jumat (1/4). Dengan begitu, permasalahan sampah diharapkan bisa ditangani dengan baik, sehingga masyarakat tak perlu lagi mengeluh adanya tumpukan sampah di rumahnya yang tak diangkut berminggu-minggu.

”Seiring dengan perkembangan Batam dari segi komersil maupun pemukiman, maka jumlah sampah bertambah semakin banyak, sehingga kami melimpahkan kewenangan pengelolaan sampah ke kecamatan agar bisa layani masyarakat dengan optimal,” kata Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Batam, Suleman Nababan, di Dataran Engku Putri, Batamcenter, kemarin.

DKP Kota Batam mengakui pihaknya tidak bisa menangani pengelolaan sampah secara optimal karena ketersediaan sarana yang terbatas. Pelimpahan kewenangan pengelolaan sampah ke kecamatan dianggap sebagai cara yang efektif mengatasi persoalan ini.

”Pihak kecamatan yang tahu daerahnya masing-masing. Selain itu, hal ini dilakukan untuk menegakkan penyelenggaraan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2013 tentang pengelolaan sampah, dimana disebutkan dua kali sehari sampah akan diangkut,” tambahnya.

Suleman juga mengungkapkan selama ini salah satu faktor penyebab terkendalanya pengelolaan sampah di Batam karena pembahasan APBD yang terlambat, sehingga armada DKP mengalami kendala baik dalam hal teknis maupun keuangan.

Nantinya, pihak kecamatan akan mengutip sampah dari perumahan-perumahan dan fasilitas umum untuk dibawa ke tempat pembuangan sementara (TPS). Dan dari TPS, DKP akan mengangkut sampah menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Punggur.

Personel yang ditempatkan di kecamatan untuk mengangkut sampah adalah satuan petugas (satgas) dari DKP dan jumlahnya akan disesuaikan dengan luas kecamatan dan jumlah sampahnya. Sementara biaya operasionalnya tetap dari DKP. ”Targetnya tahun 2017 program ini mampu meningkatkan pelayanan sampah diatas 80 persen,” janji Suleman.

Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota (Wawako) Batam, Amsakar Achmad mengatakan program ini ingin memberdayakan perangkat kecamatan yang sangat paham mengenai permasalahan sampah di daerahnya.

”Perlu optimalisasi mengenai permasalahan ini, dan Perda yang mengaturnya akan segera digesa menjadi Perwako,” ujarnya. (leo)

Respon Anda?

komentar